Follow detikFinance
Selasa, 24 Apr 2018 12:04 WIB

Perluas Pabrik, Sido Muncul Produksi 280 Juta Sachet Jamu per Bulan

Raras Prawitaningrum - detikFinance
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat/Foto: Raras Prawitaningrum/detikcom Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat/Foto: Raras Prawitaningrum/detikcom
Semarang - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk memperluas Pabrik Cairan Obat Dalam (COD) di kawasan Pabrik Sido Muncul, Ungaran, Semarang. Di pabrik ini bisa memproduksi jamu cair 2 setengah kali lipat dari pabrik awalnya.

"Pabrik ini bisa produksi jamu cair 2 setengah kali lipatnya dari pabrik awal," kata Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat saat ditemui usai trial perdana produksi Tolak Angin Cair di Pabrik COD II, Senin (23/4/2018). Pabrik COD II ini didirikan untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.

Pabrik COD II dapat menghasilkan 200 juta sachet jamu cair per bulannya. Sedangkan pabrik lama hanya memproduksi 80 juta sachet per bulannya. Adapun jamu cair yang diproduksi di pabrik ini antara lain Tolak Angin Cair, Tolak Linu, dan Madu Kembang Sido Muncul.


Pabrik yang berdiri di atas lahan seluas 17.000 m2 dengan luas bangunan 28.000 m2 ini didesain serba otomatis dengan sistem komputer demi menghindari human error.

"Semua prosesnya didukung dengan teknologi modern demi menghadapi revolusi bisnis. Sebagai perusahaan ya harus maju, alat-alatnya modern," katanya.

Pabrik COD II didesain dengan konsep produksi bertingkat demi meningkatkan efisiensi. Prosesnya beurutan dari atas ke bawah. Misalnya pengisian bahan baku seperti ekstrak tanaman, madu, dan air dialirkan ke bawah untuk diolah, kemudian dialirkan ke bawah kembali untuk dikemas dan masuk ke gudang.


Soal kualitas, Irwan juga menegaskan Pabrik COD II akan terus menjaga kualitas terbaiknya. "Semua proses dilakukan dengan sistem tertutup. Setiap bahan akan dipanaskan agar steril," jelasnya.

Pabrik ini dilengkapi dengan gudang bahan baku dan bahan jadi, ruang pengemasan primer hingga tersier, gudang bahan kemas, ruang pembuatan cairan obat dalam, ruang persiapan bahan baku, dan ruang alat-alat utility. Rencananya, pabrik ini akan diresmikan pada Mei 2018. (ega/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed