Follow detikFinance
Rabu, 25 Apr 2018 15:29 WIB

Gara-gara Dolar AS Ngamuk, Harga Helm Impor Naik?

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Hendra Kusuma Foto: Hendra Kusuma
Jakarta - Imbas dari nilai dolar Amerika Serikat (AS) yang terus tinggi tak cuma membuat harga suku cadang menjadi naik, harga helm impor pun terkena dampaknya.

Hal itu diakui oleh beberapa penjual toko helm di Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista), Jakarta Timur.

Aen, seorang karyawan toko King Motor ini menyebutkan harga jual helm mengalami peningkatan belakangan ini, khususnya yang impor.

"Helm yang kita jual lokal sama impor, lokal itu contohnya KYT, INK, NHK, kalau impor merk Zeus dari Vietnam," kata Aen kepada detikFinance, Jakarta, Rabu (25/4/2018).


Dia menyebut harga setiap merk helm berbeda-beda dan sesuai dengan tipenya. Untuk KYT awalnya dijual sekitar Rp 220.000 sampai Rp 550.000. Helm merk INK dibanderol sekitar Rp 300.000 sampai Rp 700.000, sedangkan helm impor merk Zeus sekitar Rp 550.000 sampai Rp 750.000.

"Sekarang harganya rata-rata naik, dikasih tahu oleh distributor," ujar dia.

Dia mengaku kenaikan harga helm pun hanya didapatkan dari pihak distributor. Namun, dirinya menyebut kenaikan harga helm impor ini biasanya dikarenakan beberapa hal, mulai dari stok yang terbatas, hingga pengaruh nilai tukar.

"Sepertinya ada pengaruh sama nilai tukar, makanya distributor cuma kasih tahu kalau harga naik," ungkap dia.


Sementara itu, Meydi salah satu penjaga toko helm 2WP mengaku menyiasati kenaikan harga helm ini dengan memberlakukan harga yang bisa ditawar.

Menurut dia, strategi tersebut sebagai upaya agar helm yang dijualnya tetap banyak diminati oleh pengguna roda dua.

"Kaya Nolan dari Italia, itu harganya paling murah sekitar Rp 2 juta dan paling mahal sampai Rp 8,7 juta, tapi harga itu bisa ditawar," ungkap Meydi. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed