Follow detikFinance
Jumat, 27 Apr 2018 08:25 WIB

Rachmat Saleh Rajin Bantu Pengusaha Muda Dapat Kredit

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: dok. BI Foto: dok. BI
Jakarta - Bagi Rachmat Saleh pengusaha merupakan penggerak ekonomi. Ia pun berkeinginan untuk mendorong pengusaha nasional untuk berkembang.

Kala menjadi Gubernur BI, Rachmat Saleh dikunjungi oleh pendiri Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Abdul Latief. Abdul Latief datang dan berkeluh kesah terkait sulitnya mendapatkan akses permodalan ke perbankan.

"Hipmi ingin menjadi pengayom para anak muda yang berjiwa wiraswasta agar menjadi pengusaha andal. Kami datang untuk meminta bantuan Bapak membukakan akses ke perbankan. Masalah pokok yang kami hadapi adalah keterbatasan modal, sementara bank-bank kurang kooperatif terhadap kami," kata Latief dalam buku Legacy Sang Legenda Kejujuran Rachmat Saleh yang ditulis Syafrizal Dahlan Dkk dan dikutip detikFinance.

Gayung bersambut, pertemuan yang hanya berlangsung sekitar 10 menit itu pun ditanggapi baik oleh Rachmat Saleh. Ia meminta Latief untuk membawa nama-nama pengusaha yang direkomendasikan untuk permodalan.



Akhirnya terkumpul lah 42 nama pengusaha muda tersebut. Di belakang Latif, Rachmat Saleh juga melakukan pertemuan dengan beberapa direksi bank agar memudahkan ke-42 nama tersebut mendapatkan kucuran modal.

"Tiga hari setelah daftar 42 nama disampaikan, kami sudah duduk berhadapan dengan Pak Omar Abdalla dan HM Widarsadipradja (Dirut bank). Beberapa hari kemudian permohonan kredit kamu ditindaklanjuti. Itu seperti mimpi yang jadi kenyataan," kata Latief tak percaya.

Lancarnya permohonan kredit tersebut tidak diberikan begitu saja oleh Rachmat Saleh. Sebab terdapat kesepakatan untuk saling menjamin kredit secara tanggung renteng.

Menurut Rachmat Saleh kesepakatan tanggung tanggung renteng tersebut diberikan agar para pengusaha memiliki sifat dan kebiasaan saling bekerja sama seperti sudah membudaya di kalangan non pribumi.

Selain itu, Rachmat Saleh juga membantu 100 pengusaha muda untuk mendapat bantuan kredit. 100 nama pengusaha muda pun terkumpul, ada yang tercatat sebagai anggota Hipmi dan bukan anggota.

"Dari 100 pengusaha muda yang memperoleh kredit usai pertemuan dengan Pak Rachmat Saleh, hanya dua orang yang jeblok karena masalah ketidakberesan manajemen mereka. Pengusaha yang 98 bekerja bagus dan naik kelas jadi pengusaha menengah dan besar," kata Fahmi Idris salah seorang pengusaha yang juga dibantu Rachmat Saleh. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed