Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 27 Apr 2018 20:00 WIB

Pemerintah Bidik Rp 2.414 T Proyek Strategis Dikerjakan Swasta

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Pool/Kementerian PUPR
Jakarta - Pemerintah saat ini punya 222 proyek strategis nasional (PSN) dan 3 program tambahan. Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Kementerian Koordinator bidang Perekonomian mengestimasi kebutuhan investasinya mencapai Rp 4.092
triliun.

Dari total estimasi tersebut, dana yang dianggarkan lewat APBN hanya Rp 423 triliun, dari BUMN dan BUMD sebesar Rp 1.255 triliun, sisanya Rp 2.414 triliun dari investasi swasta.

"Berapa gambarannya, hampir Rp 4.100 triliun, APBN Rp 423 triliun untuk PSN, BUMN dan BUMD Rp 1.255 triliun. Ini yang akan kita dorong, Rp 2.414 triliun gimana swasta kita libatkan," kata Ketua Tim Pelaksana KPPIP Wahyu Utomo dalam acara Forum Merdeka Barat 9 di Kantor Kementerian Komunikasi Dan Informatika, Jakarta, Jumat (27/4/2018).



Dia mengatakan keterlibatan swasta ini bisa menggunakan skema pendanaan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), Public Private Partnership (PPP), dan Pembiayaan Infrastruktur Non APBN (PINA).

"Pembangunan infrastruktur tak mungkin hanya pakai APBN. Uang BUMN pun ada keterbatasan. Maka kita upayakan melalui KPBU atau PPP maupun PINA," ujarnya.

Dilihat per sektor, investasi tertinggi ada pada 11 proyek energi yang totalnya Rp 1.210 triliun, 1 program ketenagalistrikan senilai Rp 1.036 triliun, 69 proyek jalan senilai Rp 670 triliun, 29 proyek kawasan senilai Rp 388 triliun, dan 16 proyek kereta senilai Rp 387 triliun.

Namun total nilai investasi itu belum termasuk 10 proyek yang belum diketahui nilai investasi nya.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com