Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 01 Mei 2018 10:45 WIB

Truk 'Obesitas' Tak Boleh Lagi Masuk Tol

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Halaman 1 dari 5
Foto: Istimewa/Jasa Marga
Jakarta - Pemerintah berencana merasionalisasi tarif tol demi memangkas biaya operasional angkutan logistik lewat tol menjadi lebih murah. Kebijakan ini rencananya akan dibarengi dengan penerapan aturan kapasitas muatan bagi truk yang membawa muatan berlebih atau overload.

Kebijakan ini diambil lantaran selama ini operator tol atau badan usaha menanggung biaya berlebih untuk perawatan jalan lantaran sebagian besar angkutan logistik yang masuk bermuatan berlebih seperti obesitas.

Truk overload sendiri juga dianggap sebagai salah satu penyebab macet dan banyaknya ruas jalan tol yang rusak. Diturunkannya tarif tol dan harapan pemerintah makin banyak angkutan logistik bisa memanfaatkan tol yang sudah dibangun pun akan dibarengi dengan mitigasi risiko masuknya truk-truk overload tadi dengan memberikan hak ke operator untuk tidak memperbolehkan truk 'obesitas' masuk ke tol.

Aturan tegas untuk pelarangan angkutan bermuatan berlebih masuk tol pun dipandang menjadi suatu keharusan demi menciptakan pelayanan yang lebih baik lagi. Pasalnya, jika lebih banyak truk yang masuk namun tak diantisipasi dengan pembatasan muatannya, maka akan kembali membebani badan usaha dan merusak iklim bisnis sektor itu sendiri.

Berikut penjelasan lengkapnya!

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com