Follow detikFinance
Sabtu, 05 Mei 2018 15:18 WIB

Kemenhub Imbau Sekolah Penerbangan Tingkatkan Kualitas Lulusan

Moch Prima Fauzi - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Kementerian Perhubungan mengimbau Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug untuk meningkatkan kualitas lulusan melalui peningkatan kualitas instruktur, silabus, fasilitas, dan lainnya. Apalagi rujukan Peraturan Penerbangan Sipil Indonesia telah diubah dari FAA Concept menjadi ICAO Concept.

"Untuk itu, saya mengimbau kepada sekolah penerbang agar senantiasa mematuhi ketentuan regulasi yang berlaku dan meningkatkan kualitas instruktur, silabus, fasilitas pelatihan yang di dukung oleh kualitas manajemen yang baik. Sehingga dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas sesuai dengan standar maskapai penerbangan dalam negeri dan asing. Serta mampu berkiprah di dunia penerbangan internasional baik di kawasan Asia Pasifik maupun dunia," ujar Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/5/2018).

Perubahan dasar Peraturan Penerbangan Sipil Indonesia dari FAA Concept menjadi ICAO Concept itu terkait Aeronautical Knowledge dan Skill Test bagi Stages Private Pilot, Commercial Pilot, Instrument Rating dan Airline Transport Pilot yang telah mengacu pada ICAO Standards and Recommended Practices (ICAO SARPs) Annex 1.

Namun menurut Agus, pemberlakuan International Standards ini tidak akan menghasilkan hasil yang positif apabila tidak didukung kepatuhan Sekolah Penerbang untuk selalu memenuhi ketentuan tersebut. Selain itu dia juga meminta kepada alumni di sekolah penerbangan Curug agar mempertahankan dan meningkatkan kontribusi terhadap penerbangan Indonesia.

Caranya adalah menjadi pemimpin untuk keselamatan, teknikal dan komersial dengan kualitas lulusan yang kompetitif dan dapat menjadi kebanggaan bangsa dan negara dalam industri penerbangan global.


Agus yang mewakili Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sebagai narasumber Rapat Kerja Nasional Ikatan Alumni Curug dengan tema 'Link & Match' pada Jumat (4/5/2018) juga mengungkapkan adanya perubahan rujukan bagi Peraturan Penerbangan Sipil Indonesia.

Dia juga menyampaikan bahwa Direktorat Jenderal Perhubungan Udara juga sedang dalam proses evaluasi untuk menetapkan kerangka pengembangan pada penerapan Multicrew Pilot Licence (MPL) sesuai ICAO Annex 1 amendment 175 untuk meningkatkan kompetensi pilot ab initio.


Agus mengharapkan dengan adanya diskusi 'Link & Match' dapat memberikan masukan positif dalam pengembangan Multicrew Pilot Licence (MPL). Rapat Kerja Nasional 1 Ikatan Alumni Curug ini juga diharapkan dapat menjadi wadah komunikasi dan menghimpun potensi dari para alumni seluruh angkatan dan semua jurusan dalam rangka memberikan kontribusi untuk kemajuan STPI. (mul/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed