Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 07 Mei 2018 12:12 WIB

Libur Lebaran Tambah Panjang, Macet di Tol Bisa Berkurang

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Pemerintah akhirnya memutuskan cuti bersama saat Hari Raya Idul Fitri Tahun 2018 selama 7 hari. Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani menjelaskan, dengan adanya kebijakan tersebut, nantinya kepadatan kendaraan di jalur mudik khususnya tol akan terpecah.

"Justru dengan SKB tiga menteri ini puncaknya berkurang sedikit. Jadi lebih menyebar nanti. Ini butuh dorongan dihimbau untuk keluarganya pulang duluan, atau mengikuti SKB menteri nantinya dari Sabtu Minggu puncak titik mudik tapi karena liburnya tambah panjang, jadi puncak tinginya turun(kepadatan terpecah)," kata dia di kantornya saat persiapan apel siaga persiapan Mudik Lebaran 2018, Senin (7/5/2018).



Jasa Marga sendiri memprediksi puncak arus mudik Lebaran terutama di jalur Jakarta-Cikampek akan terjadi pada H- 6. Tepatnya pada tanggal 9 Juni 2018 puncak arus mudik akan terjadi di beberapa ruas jalan, terutama di Jalur-Jakarta Cikampek.

Diprediksi jumlah kendaran yang akan masuk ke jalur Jakarta Cikampek yaitu sekitar 112.000 kendaraan per hari dari jumlah kendaraan yang masuk di hari normal yaitu sekitar 70.000-75. 000 kendaraan.

Selain itu untuk memfasilitasi kebutuhan jalur fungsional pihaknya juga menyediakan beberapa jalur tol yang baru separuhnya rampung namun sudah bisa digunakan untuk mudik, seperti, Jalur Batang Semarang 75 kilometer. Kemudian Salatiga Kertosuro 32 kilometer, Wilangan- Nganjuk sekitar 15 kilometer, dan Pandaan- Malang- Purwoadi sekitar 15 kilometer.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed