Paling tidak, nantinya operator transportasi umum ini memasang logo Asian Games di badan kendaraannya. Hal ini juga dalam rangka sosialisasi Asian Games.
"Hari Jumat saya akan undang semua operator untuk mensosialisasikan Asian Games. Kita sebagai bangsa, sebagai warga negara mendapatkan peran sebagai tuan rumah, itu kan luar biasa," kata Budi Karya di Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Senin (7/5/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di negara-negara lain, hal semacam ini pun sudah diterapkan. Seperti yang baru-baru ini dirangkum detikFinance, di Taipei, Taiwan, kereta bawah tanahnya disulap layaknya lapangan olahraga. Itu dilakukan dalam rangka menyambut ajang Summer Universade Games ke-29.
Budi Karya mengatakan, Indonesia juga punya niatan semacam itu.
"Iya makanya itu nanti hari Jumat saya kumpulkan nanti (operator)," tambahnya.
Untuk diketahui, proyek infrastruktur untuk Asian Games 2018 terus digeber. Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Sri Hartoyo mengatakan sampai saat ini progres persiapan venue dan non venue Asian Games 2018 sudah mencapai 90,53% atau melampaui target awal 89%.
Baca juga: LRT Palembang Bakal Dilengkapi WiFi Gratis |
"Total progres sekarang 90,53%, melebihi rencana 89%. Di mana 84,2% untuk venue kompetisi dan 97,9% untuk venue latihan. Lalu untuk 14 non venue seperti wisma atlet 99,96%, sisanya pengaturan penyesuaian untuk fasilitas difable seperti lift, ukuran kamar. Tapi diharapkan semua selesai di bulan Juni," katanya dalam diskusi road to Asian Games di Hotel Le Meriden, Jakarta, Rabu (2/5/2018). (hns/hns)











































