BBM Seret, Sayur Naik 20%
Selasa, 12 Jul 2005 13:14 WIB
Jakarta - Meski BBM langka di sejumlah wilayah, namun harga sembilan bahan pokok (sembako) relatif stabil. Kenaikan hanya terjadi pada beberapa sayur mayur karena naiknya biaya transportasi.Berdasarkan pantauan detikcom, Selasa (12/7/2005), harga sayur mayur naik sekitar 20 persen. Misalnya saja cabe dari sekitar Rp 7.000 menjadi Rp 9.000-an per kilogram.Namun khusus cabe merah keriting Senin, 11 Juli, malam sempat melonjak hingga dua kali lipat menjadi Rp 15.000 per kilogram karena stok kosong. Salah seorang pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Silwarus, mengatakan, sejak beberapa hari ini harga bawang merah dan putih naik. "Sudah semingguan ini harga bawang merang dan putih naik sekitar 20 persen. Stok ada, tapi berhubungan biaya transportasi naik, ya, ikut naik," katanya. Hal senada dikatakan Icuh, pedagangan eceran di Pasar Minggu, yang menyebutkan, harga bawang naik sekitar Rp 1.000. Bawang merah naik dari Rp 6.500 menjadi Rp 7.500 per kilogram. Sementara bawang putih naik dari Rp 7.000 jadi Rp 8.000. Sementara untuk harga ikan dan daging relatif juga stabil. Menurut Masdi, pedagang di Pasar Minggu, harga daging tidak berubah yakni sekitar Rp 44 ribu per. "Daging mah nggak berubah, soalnya kita ambil dari Cakung," kata Masdi. Sedangkan harga sembako lainnya seperti minyak, beras dan gula relatif stabil.
(qom/)











































