Follow detikFinance
Sabtu, 12 Mei 2018 19:40 WIB

Kritik Amien Rais, dari soal Lahan hingga UU Migas Pro Asing

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Halaman 1 dari 5
Amien Rais-Ketua Dewan Kehormatan PAN/Foto: Andhika Prasetia/detikcom Amien Rais-Ketua Dewan Kehormatan PAN/Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta - Politisi senior sekaligus Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais melontarkan kritik ke pemerintah belakangan ini. Isi Kritikan tersebut mulai dari program bagi-bagi sertifikat tanah yang ditudin pembohongan, 74% lahan di Indonesia dikuasai segelintir orang, hingga undang-undang (UU) migas (minyak dan gas) yang dinilai pro asing.

Dua kritikan ini lantas menuai perhatian publik lantaran kata-kata yang kontroversial dilontarkan oleh mantan Ketua MPR itu. Amien melontarkan kata ngibul saat mengkritik program sertifikasi lahan dan menggunakan kata 'pekok' atau bodoh untuk kritik terhadap UU Migas pro asing.


Tudingan ngibul Amien Rais ke program sertifikasi lahan disampaikannya saat menjadi pembicara dalam diskusi 'Bandung Informal Meeting' yang digelar di Hotel Savoy Homman, Jalan Asia Afrika, Bandung, 18 Maret 2018 lalu.

Sementara pernyataan 'bangsa pekok' yang dilontarkan Amien Rais terkait UU Migas disampaikannya saat mengisi ceramah di Masjid Muthohirin Yogyakarta, Kamis (10/5/2018) malam lalu.


Berikut rangkuman kritikan Amien Rais ke pemerintah dalam kurun dua bulan terakhir:

(eds/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed