Enam Depo BBM Pertamina Kritis

Enam Depo BBM Pertamina Kritis

- detikFinance
Rabu, 13 Jul 2005 14:41 WIB
Jakarta - Dari 106 depo BBM milik Pertamina, masih terdapat enam depo yang kritis stok BBM-nya. Kondisi kritis tersebut bukan berarti tidak ada BBM, namun stoknya di bawah tiga hari.Enan depo yang kritis stok BBM terletak di Pangkalan Balam, Atapupu, Tobelo, Wayame, Reo dan Lhokseumawe.Demikian disampaikan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dan Kepala Divisi BB Pertamina Ahmad Faisal dalam dialog tentang Inpres Hemat Energi di Kantor Kadin, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (13/7/2005). Purnomo menjelaskan, hingga hari ini, kelangkaan BBM di sejumlah daerah sudah jauh menurun. "Memang ada kelangkaan, tapi itu hanya di daerah-daerah tertentu saja," kata Purnomo.Namun menurut Purnomo, kelangkaan tersebut bukan karena adanya kekurangan stok akan tetapi munculnya kepanikan dari masyarakat sehingga membeli BBM secara berlebihan. Faisal menambahkan, untuk mengatasi minimnya BBM, dalam 1 hingga 2 minggu ke depan akan dilakukan penambahan stok. "Target kita dua minggu ke depan tidak ada depo yang kritis lagi," kata Faisal.Ditambahkan Faisal, tingginya pemakaian BBM menyebabkan konsumsi telah melebihi target yang ditetapkan Pertamina, yakni dari target 171 ribu kiloliter per hari, namun kenyataannya realisasi mencapai 180 ribu kiloliter per hari. Untuk kapasitas tangki timbun nasional, jenis minyak tanah kapasitasnya cukup untuk 22 hari, premium dan solar 16 hari. Untuk saat ini pasokan solar aman, akan tetapi premium masih sulit. "Kita akan terus cari karena di AS sedang hari libur, jadi agak susah," ujar Faisal.Pada pekan ini diperkirakan akan datang solar ke Indonesia sekitar 3 juta barel dan premium 400 ribu barel. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads