Follow detikFinance
Selasa, 15 Mei 2018 12:50 WIB

Lantik Pejabat Eselon II, Mentan Minta Jaga Harga Pangan Stabil

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Trio Hamdani/detikFinance Foto: Trio Hamdani/detikFinance
Jakarta - Menteri Pertanian Amran Sulaiman pagi ini melantik pejabat eselon II di lingkungan Kementerian Pertanian. Pejabat yang dilantik adalah Widono M. sebagai Kepala Biro Keuangan dan Perlengkapan, Sekretariat Jenderal.

Kemudian I Ketut Kariyasa, sebagai Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Sekretariat Jenderal.

Lalu melantik Moh Ismail Wahab, sebagai Pj Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Selanjutnya melantik Pimpinan Tinggi Pratama Eselon II, yakni Warjito, sebagai Kepala Balai Besar Pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura, Direktorat JenderaI Tanaman Pangan.

Selanjutnya Yulia Asni Kurniawati, sebagai Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, sekaligus mencopot Anwar Syarif dari jabatan tersebut.

Terakhir Bambang Haryanto, sebagai Kepala BaIaI Besar Karantina Pertanian Belawan, Badan Karantina Pertanian.

Saat memberi arahan Amran meminta pejabat-pejabat yang dilantik bisa menjaga stok pangan memasuki Bulan Suci Ramadan dan Lebaran.

"Kita hadapi Ramadan sebentar lagi, tolong dijaga komoditas strategis, stoknya kami sudah minta, cabai, bawang, telur, minyak goreng, daging, saya minta dijaga dan saat ini aman," katanya di Kantor Kementerian Pertanian, Selasa, (15/5/2018).

Amran mengingatkan pejabat yang mendapat amanat ini bisa mejaga kestabilan harga bahan-bahan pokok, khususnya saat Ramadan dan Lebaran.

"Tolong dijaga stok di seluruh Indonesia agar distribusi lancar. Kita harus jaga ketenangan orang dalam Bulan Suci Ramadan. Kita harus jaga kayak tahun lalu. Tahun lalu stabil, tahun ini juga mesti stabil. Tidak ada alasan (naik) karena jumlah stok cukup, bahkan sudah ekspor," lanjutnya.

Amran pun sempat mendengar ada kenaikan harga daging ayam dan telur.

"Ayam, telur, kami dengar ada kenaikan sedikit, kami langsung undang mitra produsen tak ada alasan ini naik karena kita sudah over suplai. Cabai, bawang, daging, telur, minyak goreng, tak ada alasan naik karena stok kita siapkan 20% dari kebutuhan hari biasa," tambahnya. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed