Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 15 Mei 2018 14:45 WIB

Harga Kedelai Naik, Pedagang Kurangi Ukuran Tempe 1 Cm

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Foto: Selfie Miftahul Jannah/detikcom Foto: Selfie Miftahul Jannah/detikcom
Jakarta - Pedagang menyiasati lonjakan harga kedelai agar tak menaikkan harga tempe. Imam, pedagang tahu dan tempe di Pasar Gondangdia, Jakarta Pusat menjelaskan caranya dengan memotong tempe 1 cm.

Jadi, tempe yang biasanya dijual sepanjang 25 cm, berkurang jadi 24 cm.

"Kan tempe satu kotaknya sekarang Rp 5.000 nggak mungkin dinaikkan (harganya), jadi saya potong 1 cm, karena kedelainya sekarang mahal. Nggak spesifik, cuma kalau satu kotak misalnya dibuat 1 kilo kedelai, kedelainya dikurangi 1 ons," kata dia kepada detikFinance, Selasa (15/5/2018).

Menurut Imam untuk mengolah 160 potong tempe dibutuhkan sekitar 1 kuintal kedelai. Kedelai yang biasa ia beli dibawah Rp 700.000/kuintal sekarang naik menjadi Rp 780.000/kuintal.

"Iya kedelai impornya sekarang mahal," ujar dia.

Sedangkan harga tahu naik dari Rp 3.000 menjadi Rp 4.000. Imam mengatakan harga tahu naik karena dari harga dari agen di Pasar Kwitang tinggi.

"Tahu ngambilnya di Pasar Kwitang," kata dia.

"Dulu dari sanannya Rp 2.500, sekarang di agennya udah naik jadi Rp 3.000. Jadi kita jualnya Rp 4.000," kata dia. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com