Follow detikFinance
Selasa, 15 Mei 2018 19:00 WIB

JK Yakin Teror Bom Tak Pengaruhi Ekonomi RI

Noval Dhwinuari Antony - detikFinance
Wapres Jusuf Kalla/Foto: Noval/detikcom Wapres Jusuf Kalla/Foto: Noval/detikcom
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yakin ekonomi Indonesia tak terpengaruh aksi teror bom di Surabaya. Menurut JK dalam jangka pendek mungkin ada kekhawatiran, namun pemerintah bisa memperbaiki kondisi ini

"Jangka pendek pasti banyak pertanyaan, pasti banyak kekhawatiran, tapi dalam waktu yang singkat pemerintah dapat kembali mengatasinya untuk kembali pulih," ujar JK di Kantornya di Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (15/5/2018).

JK pun menyinggung aksi bom Bali yang waktu itu cukup mempengaruhi ekonomi dan pariwisata RI. Namun dalam waktu 6 bulan semuanya kembali normal.

"Di Bali dulu itu sangat keras karena yang meninggal hampir 200 orang dan di Bali lagi (bom Bali 2) itu pariwisata memang menurun (pariwisata), tapi 6 bulan dia kembali normal. Jadi ini saya yakin (akan segera kembali normal)," katanya.

Salah satu upaya pemerintah untuk kembali mengembalikan kepercayaan adalah dengan mengungkap pelaku teror.

"Ya menjaga, mencari, menyelidiki, siapa dalangnya, di belakangnya siapa, atau siapa pimpinannya, itu polisi, BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) pasti cari dan itu akan menenangkan masyarakat dan juga tentu masyarakat harus menjadi telinga dan mata daripada pemerintah," tuturnya.

Selain itu, JK menambahkan, fungsi BNPT mencari dan menyadarkan para pelaku teror.

"BNPT kan fungsinya di samping fungsi mencari, bagaimana fungsi menyadarkan. Banyak fungsi daripada BNPT itu, salah satunya menyadarkan dengan deradikalisasi, banyak yang berhasil, ada juga yg masih perlu (upaya)," tuturnya. (nvl/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed