Follow detikFinance
Rabu, 16 Mei 2018 20:11 WIB

Jelang Ramadan, Polisi Antisipasi Penimbunan Sembako

Matius Alfons - detikFinance
Foto: Matius Alfons Foto: Matius Alfons
Depok - Polisi dan Pemerintah Kota Depok melalui Satgas Pangan siap mengamankan kebutuhan pangan menjelang ramadan. Satgas Pangan juga akan menjaga kestabilan harga pangan, di samping mengantisipasi adanya penimbunan pangan hingga spekulan.

"Tim kami bersama Satgas Pangan akan terus monitoring, tentunya jika ada pihak-pihak yang melakukan penimbunan dan kecurangan kita akan tindak tegas lah," kata Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto di Pasar Sukatani, Jalan Gas Alam, Sukatani, Tapos, Kota Depok, Rabu (16/5/2018).

Didik mengatakan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan ke pasar-pasar tradisional dan modern. Tidak hanya itu, polisi melakukan penyelidikan tertutup untuk memantau jika ada pelaku spekulan dan penimbun barang.

"Sementara ini belum ada indikasi (spekulan), karena kita melihat kondisi di pasar wajar semua, stok dalam kondisi normal," imbuh Didik.



Harga Naik

Untuk memastikan ketersediaan pangan dan kestabilan harga, Didik bersama Wali Kota Depok M Idris melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Sukatani. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesediaan pangan dan harga sembilan bahan makanan pokok (sembako) di pasar tetap terjangkau.

"Kita pantau semua dalam keadaan stabil, ya kita mencari tahu apakah memang benar-benar stabil. Memang ada beberapa poin Lebaran, bahwa yang di (pasar) Kemiri Muka itu agak tinggi kenaikannya, tapi tetap stabil hitungannya walau dibanding pasar lain ya Kemiri paling tinggi kenaikannya," kata Idris.

Meski mengalami kenaikan, namun menurut Idris, harga-harga sembako di beberapa pasar di Kota Depok masih dalam batas wajar. Beberapa komoditi yang mengalami kenaikan di antaranya daging, ayam, cabe merah keriting dan bawang merah.

"Tadi yang naik itu komoditi cabe merah keriting, bawang merah taraf wajar, sembako lainnya selain bumbu-bumbu tidak mengalami kenaikan. Ada kenaikan wajar misalnya daging ayam, daging sapi per kilogram dri 120 ribu naik jadi 123-124 ribu, ayam juga stabil kenaikan harga ada dari 38 ribu jadi 40-41 ribu lah, tapi masih wajar," paparnya.



Stok Aman

Menurut Idris, kenaikan harga terjadi karena kebutuhan masyarakat jelang ramadhan ini meningkat. Meski demikian, ia memastikan pasokan pangan cukup hingga lebaran nanti.

"Alasannya itu karena menjelang Idul Fitri ini, bulan ramadan. Kita mengimbau ya supaya menghindari inflasi tinggi ya dibatasi konsumerisme tinggi dari masyarakat karena dari sisi pasokan cukup," lanjutnya.

Untuk menjaga kestabilan harga, Pemkot Depok menggelar operasi pasar murah di beberapa titik. "Kita kemarin sudah melakukan operasi pasar murah dan Pasar Tani di balai kota, dan nanti juga rencana di ramadan ini akan tetap berjalan pasar murah ini bekerja sama dengan Bulog," tuturnya.

Selain mengecek kestabilan harga dan ketersediaan pangan, Wali Kota juga memeriksa makanan olahan untuk mengantisipasi adanya formalin. Beberapa makanan kemasan juga dicek untuk mengetahui kedaluwarsa atau tidak.

Rini, seorang pembeli di Pasar Sukatani menurutkan, kenaikan harga bahan pokok di Pasar Sukatani sudah mulai terjadi sejak 3 bulan belakangan ini. Meski harga naik, namun warga tetap berbelanja untuk memenuhi kebutuhan dapur.

"Sebenarnya sih udah mulai dari 3 bulan lalu, tapi dikit-dikit naiknya, mulai banyak nih sejak 5 hari sebelum puasa ini lah mulai kerasa (kenaikannya), tapi normal lah," kata Rini.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed