Duta Besar Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya menyampaikan acara ASEAN Street Bazaar menjadi peluang untuk meningkatkan diplomasi ekonomi melalui promosi potensi dan produk-produk unggulan UMKM.
Melalui keikutsertaan Indonesia dalam acara ini juga diharapkan bisa memberikan persepsi positif bagi asing terhadap Indonesia, terutama mengingat Indonesia baru saja diserang teror bom oleh teroris baru-baru ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beragam produk UMKM unggulan dari Indonesia yang ditampilkan di festival ini, diantaranya perhiasan mutiara, perhiasan perak, pakaian, tas dari kain tradisional, perlengkapan rumah tangga, serta kerajinan tangan lainnya.
Diharapkan, pelaku UMKM Indonesia yang tampil di kegiatan ini bisa memasarkan produknya secara lebih luas, serta membuka kesempatan bisnis dengan pelaku bisnis di Singapura.
Seluruh produk UMKM ini akan dipasarkan selama satu bulan penuh, terhitung sejak 12 Mei hingga 12 Juni 2018, di Wisma Geylang Serai, Singapura.
ASEAN Street Bazaar sendiri adalah bagian dari festival Hari Raya Bazaar yang tiap tahun diselenggarakan oleh Geylang Serai Community Club, dibawah People's Association.
Hari Raya Bazaar menjadi festival terbesar dan terlama di Singapura untuk merayakan bulan Ramadan, yang rata-rata dikunjungi lebih dari 1,4 juta orang, baik warga Singapura maupun wisatawan asing.
Acara ini dibuka langsung oleh Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan, Senior Minister of State Mohammad Maliki Osman, dan para Duta Besar Negara Anggota ASEAN. (hns/hns)











































