Serba-serbi Pembiayaan Pernikahan Pangeran Harry-Meghan

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Minggu, 20 Mei 2018 04:17 WIB
Serba-serbi Pembiayaan Pernikahan Pangeran Harry-Meghan
Foto: Pool (Youtube)

Mengambil keuntungan dari sebuah momen besar nyatanya tak hanya dilakukan di Indonesia, tapi juga di negara lain seperti Inggris. Di tengah meriahnya persiapan pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle, warga sekitar juga berupaya memanfaatkan momen untuk meraup keuntungan.

Sejumlah pedagang menjual beberapa atribut bertemakan pernikahan Pangeran Harry dan Meghan Markle. Mulai dari bendera, piring, gelas, dan beberapa souvenir lainnya.

"Kami punya bendera besar dengan Harry dan Meghan," kata seorang pedagang di lokasi Mike Drummond seperti dikutip Money, Sabtu (19/5/2018).

Drummond mengatakan bahkan dirinya juga menjual semacam topeng bergambarkan pasangan kerajaan tersebut. Ada juga piring dengan wajah keluarga kerajaan yang dijual seharga US$ 16, dan handuk serta gantungan kunci yang dijual US$ 4.

"Barang yang paling populer adalah mug, mug suvenir. Tapi kami punya tatakan gelas, sendok teh, magnet, semuanya," kata Drummond.

Drummond mengatakan sebagian besar pelanggan yang datang merupakan turis asing. Mereka tertarik untuk melihat langsung prosesi pernikahan dari keluarga kerajaan.

"Orang-orang menyukai mereka," kata Drummond tentang pasangan kerajaan.

Selain souvernir, beberapa sektor usaha lainnya di Inggris juga tak mau kalah untuk mendapatkan keuntungan dengan mengambil tema pernikahan Pangeran Harry-Meghan. Contohnya di pusat perbelanjaan, di sana disiapkan layar raksasa agar orang dapat menonton saat mereka berbelanja.

Sementara restoran, bar dan klub golf menawarkan pengalaman bertema pernikahan dengan koktail dengan nama seperti "Ginger Groom" (rum dan ginger ale, pada dasarnya), dan menu fusion Inggris dan Amerika hanya sekadar untuk merayakan pengantin pria Inggris dan pengantin AS.