Hasil Survei DRI:
Pebisnis Kian Pesimistis
Kamis, 14 Jul 2005 16:04 WIB
Jakarta -
Para pebisnis semakin pesimistis selama bulan April dan Mei akibat membengkaknya biaya yang mendorong mereka merevisi harga jual produknya di pasar. Pebisnis meragukan kemampuan konsumen untuk menyiasati melambungnya harga-harga setelah kenaikan BBM pada Maret lalu.Dengan kondisi tersebut, kedua komponen Indeks Sentimen Bisnis (ISB) melemah. Indeks Situasi Sekarang (ISS) turun 0,8 persen menjadi 109,4, dan Indeks Ekspektasi (IE) juga melemah 0,6 persen menjadi 122,9.Akibatnya, ISB turun 0,7 persen menjadi 116,1. Seluruh komponen ISS dan IE juga mengalami pelemahan, didorong pesimisme pebisnis akibat perubahan kondisi bisnis.Demikian hasil survei Danareksa Research Institute (DRI) yang dikeluarkan pada Kamis (14/7/2005). Survei dilakukan dengan menggunakan sekitar 1.700 sampel dari enam wilayah.Dalam survei itu juga diketahui bahwa kenaikan biaya dan tingkat harga yang terjadi telah menggoyang stabilitas indikator makro yang lain, sehingga memicu ketidakpastian dalam berbisnis. Kenaikan BBM mulai 1 Maret lalu ternyata membawa dampak yang cukup beruntun, antara lain inflasi yang mencapai 1,91 persen dan juga melemahnya nilai tukar rupiah. Kondisi tingginya inflasi, peningkatan suku bunga kredit dan pelemahan nilai tukar rupiah, menurut para pebisnis, diperkirakan masih akan berlanjut hingga November mendatang.Disebutkan, banyak para CEO yang kurang percaya diri dalam menentukan harga jual produk di tengah membengkaknya seluruh komponen biaya. Hal ini membuat para pengambil keputusan bisnis tidak memiliki pilihan lain selain meningkatkan harga produknya. Namun peningkatan harga yang seiring dengan membengkaknya komponen biaya tersebut tampaknya tidak terlalu membuat para CEO khawatir. Yang menjadi permasalahan adalah seberapa besar kenaikan harga yang harus ditetapkan, karena kenaikan yang terlalu tinggi dapat menyebabkan hilangnya pangsa pasar. Namun kenaikan yang terlalu rendah dapat menyebabkan erosi marjin laba.
(qom/)










































