Follow detikFinance
Selasa, 22 Mei 2018 22:00 WIB

Buwas: Cadangan Beras di Gudang Bulog 1,5 Juta Ton

Rina Atriana - detikFinance
Beras Bulog/Foto: Lamhot Aritonang Beras Bulog/Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso hari ini, Selasa (22/5/2018) bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Usai bertemu JK, Budi menjelaskan cadangan beras di gudang Bulog saat ini.

"Hari ini ada di gudang Bulog untuk cadangan itu 1,5 juta (ton). Itu yang ada di kita untuk cadangan saja. Sedangkan yang beredar di luar lebih besar, kan 94 persen itu ada di luar," kata Budi di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Selasa (22/5/2018).


Pria yang beken disapa Buwas ini mengatakan harga beras saat ini masih normal. Di sisi lain, Bulog masih melakukan operasi pasar untuk menjaga harga.

"Kita terus melakukan kegiatan yang dulu dinamakan operasi pasar, kita memantau terus setiap wilayah perkembangannya dan beras kita, jumlah beras di bulog untuk intervensi pasar cukup memadai. Karena dari Bulog menyerap beras2 dari petani, berupa gabah dan beras," ujar Buwas.

Buwas memastikan stok beras aman. Terkait rencana impor, Buwas menyebut tak menutup kemungkinan.

"Nanti dilihat ya. Pasti ada pembahasan itu apakah ini ada musim panen atau paceklik, nah di mana kita perkirakan kalau memang stok berkurang dan kebutuhan banyak, kita tetap kebutuhan itu stabil untuk beras. Stoknya harus kita jaga. Mana kala stok menurun, kita kalau nggak ada ya harus impor. Yang penting stoknya ada," jelas Buwas.


Sebelumnya Buwas menyatakan data stok pangan di Indonesia masih abu- abu. Produksi dalam negeri belum terpetakan dengan baik.

"Lahan kita belum terpetakan dengan baik dengan frekuensi hasil termasuk kualitas kadang kita impor-impor. Musim paceklik di mana panen sudah bisa ditentukan, dan juga kita belum terpantau ke mana barang itu kemana (dijual) pangan kita ini masih dikuasai pasar bebas," papar Buwas, Senin (14/5) lalu. (rna/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed