Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 23 Mei 2018 07:35 WIB

Mau Sampai Kapan Truk 'Obesitas' Berkeliaran di Jalanan RI?

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Halaman 1 dari 6
Jakarta - Keberadaan truk-truk bermuatan lebih atau overload masih kerap ditemui di jalanan. Alih-alih efisiensi biaya logistik dengan membawa barang lebih banyak dalam sekali muatan, truk-truk 'obesitas' tersebut justru lebih banyak mudaratnya dibanding manfaat yang diberikan.

Kecelakaan maut di Brebes yang memakan 12 orang korban jiwa dan belasan korban luka-luka menjadi bukti bahwa truk dengan muatan berlebih sangat berbahaya jika dibiarkan bebas melintas di jalanan. Meski disebut ada sumbangsih dari buruknya desain flyover Kretek yang menjadi pemicu terjadinya lepas kendali kendaraan, namun muatan truk yang berlebih menambah peluang terjadinya sesuatu yang lebih buruk lagi.

Truk 'obesitas' juga telah memberi beban kepada pengguna jalan tol lantaran menjadi faktor penyumbang terjadinya kemacetan di badan jalan. Sementara badan usaha jalan tol menerima imbas dari membengkaknya biaya pemeliharaan jalan yang berasal dari beban tonase angkutan yang melebihi kapasitasnya.

Kementerian Perhubungan sendiri telah melaksanakan sejumlah langkah penanganan kepada truk-truk 'obesitas' ini agar tak lagi menjadi beban di jalan. Mulai dari mitigasi risiko dengan penerapan jembatan timbang hingga penyediaan moda jalur logistik lain selain darat.

Berikut ulasan lengkapnya: (eds/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed