Follow detikFinance
Rabu, 23 Mei 2018 19:45 WIB

Di Depan Mahasiswa, Mentan Klaim Ekspor Pertanian Naik

Prima Fauzi - detikFinance
Foto: Prima Fauzi/BNR Foto: Prima Fauzi/BNR
Jember - Usai melaksanakan program Bekerja di Desa Sukogidri, dan meninjau Optimalisasi Pemanfaatan Alsintan di Desa Mayang, keduanya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman memberikan kuliah umum di Universitas Jember. Di sini Amran memamerkan capaian ekspor RI.

Di hadapan lebih dari 1.200 mahasiswa yang hadir, Amran memberikan motivasi dan juga memaparkan soal capaian ekspor RI yang mengalami peningkatan yang diklaimnya naik 24% dalam setahun, tertinggi selama 10 tahun terakhir.

"Kita dorong ekspor. Ekspor di Kementerian Pertanian, boleh cek di BPS, naik 24%, (senilai) Rp 441 triliun, tertinggi dalam 10 tahun terakhir," kata Amran di Jember, Rabu (23/5/2018).


Kemudian, lanjut Amran, dulu Indonesia impor bawang dan langganan dari Thailand, Vietnam, dan India tahun 2014. Saat itu pemerintah impor 72 ribu ton. Namun kata Amran, tahun 2017 Kementan ekspor ke 6 negara.

"Jagung, dulu kita impor 3,5 juta ton senilai Rp 61 triliun, hari ini kita sudah ekspor 300 ribu ton ke 6 negara," lanjut dia.

Selanjutnya Amran juga mengatakan ekspor ayam olahan ke Jepang yang baru pertama kalinya dilakukan sejak 72 tahun.

Amran juga memotivasi para mahasiswa bahwa 9 dari 10 orang terkaya di Indonesia adalah dari pertanian, termasuk pengusaha Chairul Tanjung.


"10 konglomerat Indonesia nomor 1 sampai 9 itu dari pertanian. Nomor 1 itu karena tembakau, nomor 2 dari palm oil, nomor 3 juga karena tembakau, nomor 4, sampai nomor 8 itu ada anak singkong, Chairul Tanjung," kata Amran. (idr/idr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed