Harga Pangan di Pasar Tradisional Palembang Turun

Harga Pangan di Pasar Tradisional Palembang Turun

Akfa Nasrulhaq - detikFinance
Jumat, 25 Mei 2018 13:57 WIB
Harga Pangan di Pasar Tradisional Palembang Turun
Foto: Dok Kementan
Jakarta - Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Sako Mandiri, Palembang. Sejumlah harga pangan di pasar tersebut cenderung turun.

"Saya akan mengecek ketersediaan dan harga bahan pangan, karena sangat penting untuk menjaga stabilisasi harga pangan dan pasokan, agar kebutuhan pangan masyarakat tercukupi," ujar Agung Hendriadi dalam keterangan tertulis, Jumat (25/5/2018).


Sidak dilakukan mulai pukul 07.30 WIB, Agung didampingi Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Palembang, Muslim. Begitu tiba di pasar yang buka dari pukul 03.00-11.00 WIB, Agung langsung menuju kios penjual daging, Firdaus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berapa harga daging sekilo?" tanya Agung.

"Harga daging sapi sudah mulai turun dibanding awal ramadan. Minggu lalu masih sekitar Rp 150.000/kg. Sekarang berkisar Rp 130.000/kg sampai Rp 140.000/kg," jawab Firdaus.

Menurut Firdaus, hanya pada awal Ramadan permintaan naik, sehingga harga juga ikut naik. "Kalau sekarang berangsur-angsur terus turun," tambah Firdaus.

Selanjutnya Agung beranjak ke kios pedagang daging ayam, Evi. "Berapa harga daging ayam perkilo?" tanya Agung.

"Harga daging ayam sudah turun pak. Beberapa hari lalu masih Rp 40.000/kg, sekarang menjadi Rp 36.000/kg dan ada kemungkinan bisa turun lagi, karena stoknya banyak, tapi pembelinya kurang," kata Evi.


"Kami berjualan tidak mahal-mahal. Takut sepi pembeli. Sedikit untung tidak apa-apa yang penting laku," tambah Evi yang mengaku mampu menjual 200 kg daging ayam setiap harinya.

Sasaran sidak berikutnya adalah "Toko Amir" yang menjual telur. "Berapa harga telur per-kg?" tanya Agung.

"Harga telur sudah turun pak dibanding dua hari yang lalu. Kalau semula Rp 22.000/kg, sekarang hanya Rp 21.500/kg" kata Agus.

Sementara itu, di pasar tradisional ini harga bawang merah dijual Rp 32.000/kg, bawang putih Rp 20.000/kg, cabe merah keriting Rp 20.000/kg dan beras medium dibawah Rp 9.000/kg.

Setelah sidak di Pasar Mandiri Sako, Agung juga mengecek ketersediaan dan harga pangan di pasar ritel modern. Di pasar ritel modern ini Agung mendapat penjelasan dari petugas pengadaan barang.

"Daging ayam ras kami jual Rp 34.000/kg. Kalau telur Rp 21.500/kg dan daging sapi Rp 109.000/kg. Sedangkan daging kerbau beku dan daging sapi beku Rp 80.000/kg," ujar Sigit.

Ketika melihat harga bawang merah dijual Rp. 51.900/ kg dan cabe merah keriting Rp 49.900/kg serta cabe rawit merah mendekati seratus ribu, Agung langsung bereaksi.

"Ini kenapa harganya mahal sekali. Di pasar tradisional harganya jauh lebih murah. Tolong segera harganya diturunkan, kasihan masyarakat kalau begini," tegas Agung. (ega/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads