Follow detikFinance
Minggu, 27 Mei 2018 16:55 WIB

Mimpi Mohamed Salah: Jadi Kaya Raya untuk Bantu Sesama

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: REUTERS/Andrew Boyers Foto: REUTERS/Andrew Boyers
Jakarta - Mohamed Salah tengah menjadi sorotan. Sebab, bintang Liverpool ini tak dapat menuntaskan pertandingan final Liga Champion dini hari tadi karena cedera. Akhirnya, Liverpool pun harus kalah dari lawannya Real Madrid.

Terlepas dari itu, Salah memiliki kehidupan yang menarik untuk dikulik. Pemain asal Mesir ini dikenal sebagai orang dermawan di kampung halamannya, Nagrig. Dia telah menyumbang ratusan ribu pound sterling untuk membantu orang-orang di sana.

Dilansir The Sun, Minggu (27/5/2018), Salah terlahir dari sebuah keluarga biasa. Dia anak tertua dari 4 bersaudara. Orang tuanya bekerja sebagai pegawai pemerintah.


Seorang warga Nagrid mengatakan, Salah dulu bermimpi untuk jadi orang kaya. Dengan begitu, dia bisa membantu orang-orang di sekitarnya.

"Salah bermimpi jadi orang kaya sehingga bisa membantu orang-orang," kata warga Nagrig, Dr Alaa Al-Ghamrawi.

Penghasilan Salah saat ini mencapai 90.000 poundsterling per minggu atau setara Rp 1,69 miliar (kurs Rp 18.796). Tapi, uang itu tidak ia pakai sendiri.


Pendapatannya itu di antaranya ia gunakan untuk membeli ambulan dan peralatan medis yang membantu orang-orang di tempat tinggalnya setiap hari. Dia juga menyumbangkan kekayaannya untuk sejumlah keluarga dengan nilai 3.500 pound sterling per bulan. Bukan hanya itu, dia juga membiayai pembangunan pusat pemuda, sekolah anak perempuan hingga pusat medis.

Supaya dana amalnya tidak disalahgunakan, dia membuat yayasan untuk mengelola uangnya. Dewan Pengurus Mohamed Salah Charity Foundation, Maher Sahatiyah mengatakan, meski populer, Salah tidak melupakan kampung halamannya.

"Salah adalah orang yang halus, meskipun populer dia tidak pernah melupakan kotanya," ujarnya.

"Dia telah memberikan berbagai bentuk bantuan, yang pertama serangkaian gerai bahan makanan di bawah manajemen pemerintah kota, serta unit ambulans pertama di kota," sambungnya.

Kisah dermawan Salah tidak berhenti di situ, Mantan Bos Zamalek, Mamdouh Abbas menawarkan bonus untuk Salah karena peran vitalnya membawa Mesir ke Piala Dunia 2018. Salah pun menolak bonus itu dan meminta Mamdouh Abbas meminta Abbas untuk membelikan alat-alat kesehatan untuk kampung halamannya. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed