Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 01 Jun 2018 13:25 WIB

Jelang Lebaran, Pekerjaan Overlay Runway Bandara Dihentikan

Raras Prawitaningrum - detikFinance
Foto: Dok. Angkasa Pura II Foto: Dok. Angkasa Pura II
Jakarta - Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub menginstruksikan para pengelola bandara untuk menghentikan sementara pekerjaan overlay landas pacu atau perbaikan runway dan pekerjaan lain di sisi udara.

Instruksi yang tertuang Surat Direktur Bandar Udara Ditjen Perhubungan Udara No 1154/DBU/III/2018 tanggal 29 Maret 2018 terkait Pelaksanaan Pekerjaan Sisi Udara Periode Angkutan Lebaran Tahun 2018 ini ditujukan pada 36 bandar udara.

"Perbaikan yang bisa dihentikan sementara harus dihentikan. Namun demikian jika ternyata ada kerusakan runway akibat operasional penerbangan pada periode tersebut, pengelola bandara harus secepat mungkin memperbaikinya sesuai dengan standar keselamatan penerbangan," kata Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso dalam keterangan tertulisnya, Jumat (1/6/2018).



Penghentian sementara pekerjaan dimulai H-8 hingga H+10 lebaran atau 8 Juni-25 Juni 2018. Hal ini dilakukan demi mengantisipasi peningkatan lalu lintas pesawat dan menjaga keselamatan penerbangan. Kendati demikian, pekerjaan yang memang dibutuhkan untuk operasional dan keselamatan penerbangan tetap dilakukan dengan cepat tetapi harus tetap sesuai dengan standar.

Pengelola bandara juga diinstruksikan agar mempermudah pemberian slot penerbangan dan mengantisipasi adanya keterlambatan penerbangan (delay). Maka penambahan jam operasional bandara melalui Notam harus dipersiapkan apabila diperlukan.

"Pada musim libur Lebaran setiap tahunnya selalu terjadi kenaikan jumlah penumpang dan pergerakan pesawat. Tahun 2018 ini saja diperkirakan jumlah penumpangnya naik 10,78 persen sehingga jumlah penerbangan pesawat juga pasti bertambah," ujarnya.



Selain itu, Agus juga menginstruksikan agar pengelola bandara meningkatkan pengawasan sisi udara bandara sehingga bisa berfungsi dengan sempurna, seperti kebersihan, pencegahan binatang pengganggu, atau genangan air.

Ia menyatakan pihak bandara harus mengantisipasi pengawasan bandara mengenai genangan air berdasarkan Surat Edaran Keselamatan Dirjen Perhubungan Udara no. 17 tahun 2017 tentang Peningkatan Keselamatan Penerbangan di Bandar Udara pada saat musim penghujan.

"Inspeksi itu harus dilakukan setiap hari dan terpadu dengan semua stakeholder yang ada di bandara. Baik itu pembersihan FOD (Foreign Obyek Debris/ benda-benda asing) di runway, pengusiran binatang seperti burung, pengawasan ada tidaknya genangan air, dan sebagainya," ucapnya.

Sebagai informasi, bandara yang sedang melakukan overlay runway adalah Bandara Soekarno Hatta Cengkareng, Bandara Juanda Surabaya, Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Bandara Husein Sastranegara Bandung, Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, dan Bandara El Tari Kupang.

Sementara bandara yang sedang melakukan proses lelang overlay, yaitu Bandara Sultan Iskandar Muda Banda Aceh dan Bandara Pattimura Ambon. Lalu bandara yang sedang melakukan perbaikan sisi udara lainnya adalah Bandara Kualanamu Deli Serdang, Bandara Sultan Thaha Jambi,dan Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu.







(mul/mpr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com