Follow detikFinance
Senin, 04 Jun 2018 13:56 WIB

50% Tenaga Honorer Jabat Posisi Administrasi

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Jakarta - Pemerintah menyebut saat ini jumlah tenaga honorer K2 yang tidak lulus seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2013 ada sekitar 438 ribu orang. Dari jumlah tersebut sebagian besarnya merupakan tenaga administrasi.

Deputi Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Setiawan Wangsaatmaja mengatakan dari total tenaga honorer K2 tersebut, lebih dari 50% di antaranya merupakan tenaga administrasi.

"Dari 438 ribu tenaga honorer yg tidak lulus, komposisinya adalah guru 157 ribuan, dosen 86, tenaga kesehatan 6 ribuan, penyuluh 5 ribuan, tenaga administrasi 269 ribuan. Artinya dominasi tenaga honorer yang tidak lulus kurang lebih administrasi," katanya di DPR, Jakarta, Senin (4/6/2018).


Sedangkan jumlah PNS yang ada saat ini tercatat sekitar 4,3 juta orang. Dari sana, sebanyak 1,6 juta PNS juga merupakan tenaga administrasi.

"Total ASN saat ini kurang lebih 4,3 juta. Yang terdiri dari guru 1,6 juta, tenaga kesehatan 264 ribu, tenaga fungsional teknis 372 ribuan, dan tenaga jabatan fungsional umum yang saat ini dikenal dengan administrasi itu 1,6 juta," paparnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, bahwa sejatinya permasalahan tenaga honorer K2 secara payung hukum sudah selesai dengan adanya peraturan pemerintah, yakni Dalam PP 56/2012. Dalam regulasi itu dijelaskan bahwa tenaga honorer yang ada saat itu harus diseleksi satu kali dan rangkaiannya sudah selesai.


Dia bilang, akibat adanya rekrutmen yang kurang memperhatikan kebutuhan tersebut maka komposisi tenaga administrasi lebih banyak dari tenaga teknis. Padahal, pemerintah mencanangkan bahwa ASN harus berdaya saing dan terintegrasi guna menghadapi tantangan global.

"Saat ini yang berkembang adalah yang tidak lulus saat itu. Secara regulasi pemerintah telah ikuti aturan yang disepakati," kata Setiawan.

(fdl/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed