Lembaga Pelatihan Kerja Banjir Pesanan ART Infal

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 04 Jun 2018 14:04 WIB
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Jelang libur Lebaran, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) mulai kebanjiran pemesanan jasa asisten rumah tangga (ART) infal. Saat-saat inilah memang LPK mendulang keuntungan besar.

Seperti misalnya Tiara Kasih Bunda, LPK ini sudah mendapatkan pesanan untuk jasa infal sebanyak 210 orang. Pemesanan kebanyakan untuk tanggal 8 dan 9 Juni 2018.

"Untuk pemesanannya minimal 10 hari dan maksimal 1 bulan. Untuk tahun ini variatif tapi kebanyakan 2 minggu, 1 minggu sebelum Lebaran dan 1 minggu setelah Lebaran," kata Pemilik LPK Tiara Kasih Bunda Irena, saat dihubungi detikFinance, Senin (4/6/2018).


Namun saat ini yang tersedia di tempatnya hanya 25 orang. Mereka diperuntukkan untuk asisten rumah tangga (ART) suster untuk bayi dan balita, serta suster untuk lansia.

Hal itu lantaran keterbatasan tempat pelatihannya. Biasanya tenaga kerja yang disiapkan 2 hari sebelum tanggal pemesanan untuk pelatihan sang jasa infal.

Irena mengaku tidak kesulitan untuk mencari pekerja jasa infal. Sebab saat-saat ini justru banyak mereka yang ingin bekerja saat musim Lebaran. Kebanyakan tenaga kerja yang dia dapatkan dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat.

"Pesanan saat musim Lebaran juga lebih banyak dibanding bulan biasa untuk ART permanen. Biasanya per bulan sekitar 50-75 pemesanan," tambahnya.


LPK Tiara Kasih Bunda menawarkan ART dengan gaji Rp 150 ribu per hari, sementara untuk tenaga suster sekitar Rp 200 ribu per hari.

Tiara Kasih Bunda mematok biasa administrasi sebesar Rp 1 juta. Untuk pembayaran awal dia juga mewajibkan untuk pembayaran 50% gaji di awal. Sisanya setelah kontrak selesai. (dna/dna)