Nissan Tarik 140 Ribu Murano

Nissan Tarik 140 Ribu Murano

- detikFinance
Selasa, 19 Jul 2005 11:28 WIB
Jakarta - Nissan menarik sekitar 140 ribu mobil produksinya jenis sport utility vehicles (SUV) Murano. SUV Murano ini ditarik karena bermasalah pada kawat alternatornya (penyimpan listrik) yang akan mempengaruhi mesin dan bisa menimbulkan kecelakaan.Badan Keselamatan Lalulintas Nasional Amerika Serikat menyatakan, kawat yang mengarah pada alternator itu tidak dapat bekerja dengan baik saat melakukan pengisian baterai di mobil. Saat itu melakukan pengisian baterai itulah, akan mengurangi pasokan listrik ke mesin.Akibatnya, mesin akan mati secara mendadak karena kekurangan pasokan listrik. Akan sangat membahayakan jika mobil dalam keadaan jalan dengan kecepatan tinggi lalu tiba-tiba mesinnya mati mendadak.Mobil buatan Nissan yang akan ditarik itu terdiri dari 125 ribu kendaraan buatan antara tahun 2003-2005 dan lebih dari 15 ribu kendaraan yang dijual di Kanada. "Sebenarnya, hingga kini belum ada kecelakaan akibat masalah itu," kata juru bicara Nissan, Dean Case, seperti yang dikutip kantor berita AP, Selasa (19/7/2005).Nissan sengaja menarik ratusan ribu mobil produksinya itu sebagai bentuk komitmennya pada keamanan, pelayanan dan kepuasan konsumennya. Penarikan akan dilakukan mulai 3 Agustus mendatang. Dealer Nissan di seluruh dunia nantinya akan diminta untuk memeriksa dan mengganti alternator dengan alternator yang telah di-upgraded untuk mengatasi masalah itu.Badan Lalu Lintas Nasional AS saat ini juga tengah menyelidiki 2 mobil produksi AS lainnya, yakni SUV Jeep Grand Cherokee buatan tahun 2002 dan Acura MDX buatan tahun 2001. Mereka tengah mereview fungsi kipas pada sistem pendingin Grand Cherokee itu. Empat pengguna Cherokee melaporkan kipas pada sistem pendingin mobil mewah ini dapat merusak penutup plastik yang melindungi instrumen pendinginnya. "Pengusutan melibatkan 132 ribu mobil Grand Cherokee 4.0 liter," kata Juru Bicara DaimlerChrysler AG Max Gates. Perusahaannya saat ini telah memeriksa masalah mobil produksinya itu.Untuk kasus mobil Acura MDX, Badan Lalu Lintas AS itu menyatakan, tengah melakukan pemeriksaan atas komplain konsumen terhadap sistem suspensi dan rem mobil Acura MDX. Saat direm, ban mobil itu akan menyentuh penutup ban sehingga sangat membahayakan pengendara. Namun sayangnya, juru bicara Honda Amerika belum mau mengomentari atas masalah yang terjadi pada buatannya itu. (mar/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads