Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 06 Jun 2018 15:20 WIB

Mau Sewa Mobil untuk Mudik? Cek Dulu Tips Ini

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Achmad Dwi Afriyadi-detikFinance Foto: Achmad Dwi Afriyadi-detikFinance
Jakarta - Menyewa mobil rental menjadi salah satu cara untuk mendapatkan alat transportasi untuk mudik. Namun ada hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum menyewa mobil.

Nurkip, salah seorang pengusaha rental mobil mengatakan, konsumen mesti memastikan kondisi mobil yang disewa dalam kondisi prima, baik dari mesin maupun body. Kemudian, konsumen juga mesti memeriksa kelengkapan isi mobil seperti adanya ban serep.

"Jadi kalau mau sewa dilihat dulu, difoto, body semua, ban serep dicek. Namanya kita sewa kan keadaan gitu, pulang ya keadaan begitu," kata dia kepada detikFinance di Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Dia menuturkan, pemeriksaan secara detail perlu dilakukan. Sebab, dia menuturkan kerusakan mobil sewa khususnya yang dikendarai sendiri menjadi tanggungjawab penyewa. "Kalau rusak ditanggung penyewa," tambahnya.


Dalam bisnis penyewaan mobil ada istilah lepas kunci dan menggunakan jasa sopir bawaan dari perusahaan rental. Lepas kunci berarti konsumen sudah menyiapkan sopir sendiri dan perusahaan penyewa hanya memberikan unit mobil dan surat kelengkapan kendaraan saja, tanpa tambahan sopir.

Nah, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, bila konsumen ingin menggunakan layanan dengan sistem lepas kunci, si perusahaan akan melakukan survey ke rumah, dan konsumen harus melengkapi dokumen seperti kartu keluarga dan LTP.

Lain halnya dengan menggunakan sopir bawaan dari perusahaan penyewaan, konsumen cukup datang ke tempat sewa dengan melengkapi dokumen tersebut.


Meski konsumen harus merogoh kocek tambahan Rp 200 ribu per hari untuk biaya sopir, tapi layanan yang ini dinilai lebih aman karena mobil sewa itu menjadi tanggung jawab sopir.

Selain itu, kelebihan memakai jasa sopir ialah lebih sederhana dalam hal prosedur sewa. Rumah atau tempat tinggal konsumen tak perlu disurvei.

"Kalau pakai sopir, kalau mobil ada apa-apa tanggungan sopir. Enakan pakai sopir, kalau kemana-mana sudah pakai sopir," terang Tasikun.

(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed