Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 17 Jun 2018 20:30 WIB

Empat Jurus Agar Dagang HP di Toko Offline Bisa Tetap Moncer

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Trio Hamdani Foto: Trio Hamdani
Jakarta - Penjualan handphone tahun ini tampaknya tak begitu cemerlang. Seperti yang terjadi di pusat perbelanjaan ITC Kuningan, Jakarta. Banyak penjual yang kehilangan pembeli. Lantas apa strategi yang tepat menghadapi kondisi tersebut?

Konsultan Marketing alias Founder and Chair MarkPlus Inc Hermawan Kartajaya menyampaikan beberapa hal yang mesti dilakukan agar para penjual handphone di toko offline tak kehilangan pembeli.

Pertama, yang bisa dilakukan adalah mengintegrasikan antara toko offline dan toko online. Hal ini membuat konsumen memiliki pilihan apakah harus datang langsung ke toko atau hanya perlu lewat online.

"Ya harus pakai OMNI Marketing Strategy, mengintegrasikan online dan offline untuk menciptakan pengalaman belanja yang mulus," katanya kepada detikFinance, Jakarta, Minggu (17/6/2018).

Kedua, penjual juga harus benar-benar mengetahui media yang tepat dalam menarik minat calon pembeli. Pasalnya saat ini sulit mendapatkan perhatian dari konsumen agar mau membeli produk.

"Harus pakai media yang tepat untuk menarik attention. Sekarang susah sekali untuk mendapatkan attention," sebutnya.

Ketiga, penjual harus mampu memberikan tawaran yang menarik bagi calon pembeli, serta mampu menjelaskan secara baik mengenai keunggulan produk yang dijualnya, dalam hal ini smartphone.

"Siap menjawab dan memberikan info sejelas jelasnya tentang product value bukan hanya brand value," terangnya.

Keempat, penjual handphone juga harus memberi kemudahan ke calon konsumen untuk mencoba perangkat handphone yang akan dibeli.



Ditemui terpisah, Dica yang berjualan di D Ponsel 2, ITC Kuningan, Jakarta menyampaikan pihaknya memanfaatkan jual beli secara online disaat toko offline-nya sepi.

"Kalau saya gencarin di online saja yang penting duitnya muter. Kalau untuk perputaran uang (jual beli online) ngebantu, tapi dari segi benefit sih nggak," ujarnya.

Penjual lain, Yoga menerapkan strategi dengan memberi diskon dan mengedepankan menjual handphone harga murah, termasuk menjual secara online.

"Kalau lagi gini paling strateginya jualan online, terus jual barang yang murah murah. Banyakin diskon saja sih paling," tambahnya.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
CNN ID
×
Layar Pemilu Terpercaya
Layar Pemilu Terpercaya Selengkapnya