Follow detikFinance
Rabu, 20 Jun 2018 15:47 WIB

Ini Asal Usul Tarif Tol JORR Bisa Jadi Rp 15.000

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Lamhot Aritonang Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Tarif tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) yang naik dari Rp 9.500 menjadi Rp 15.000 menuai sejumlah kontra. Tak cuma itu, ruas-ruas lainnya yang masuk dalam integrasi ini juga ikut naik, seperti ruas Kebon Jeruk - Penjaringan yang sebelumnya Rp 7.500 dan Jalan Tol Pondok Aren-Bintaro Viaduct-Ulujami yang sebelumnya Rp 3.000 bakal naik menjadi Rp 15.000.

Lantas, dari mana angka sebesar Rp 15.000 bisa didapat?

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mengatakan, angka Rp 15.000 didapat dari perhitungan rata-rata panjang perjalanan yang dilalui di sepanjang JORR atau average trip length (ATL) dikali panjang ruas tol secara keseluruhan dan kemudian dibagi jumlah kendaraan yang melewati ruas JORR.

"Perjalanan rata-rata ketemu 17 km. Panjang rata-rata itu adalah perjalanan kendaraan dikali panjang tol. Lalu dijumlah dan dibagi dengan jumlah kendaraan yang melewati JORR secara penuh," katanya kepada detikFinance saat dihubungi, Rabu (20/6/2018).


Herry menjelaskan, lebih dari 60% lalu lintas di JORR merupakan pengguna jarak jauh. Pengguna jarak jauh ini akan diuntungkan karena bisa melewati JORR secara penuh sepanjang 76,43 km dengan tarif sebesar Rp 15.000.

Jika tidak terintegrasi alias bayar di masing-masing ruas tol, maka total tarif yang harus dibayar dari Bintaro hingga ke Priok bisa mencapai Rp 27.500 dengan ruas-ruas yang dilewati adalah Jalan Tol Pondok Aren-Bintaro Viaduct-Ulujami Rp 3.000, JORR Rp 9.500 dan Jalan Tol Akses Tanjung Priok Seksi E-1, E-2, E-2A, NS (Rorotan-Kebon Bawang) Rp 15.000.

Begitu pula untuk pengguna yang ingin menuju Priok dari JORR, serta dari Kebon Jeruk menuju Priok.

Seperti diketahui tarif baru nanti akan berlaku untuk 4 ruas dan 9 seksi tol JORR dengan panjang keseluruhan 76,43 km yang terdiri dari Seksi W1 (Penjaringan-Kebon Jeruk), Seksi W2 Utara (Kebon Jeruk-Ulujami), Seksi W2 Selatan (Ulujami-Pondok Pinang), Seksi S (Pondok Pinang-Taman Mini), Seksi E1 (Taman Mini-Cikunir), Seksi E2 (Cikunir-Cakung), Seksi E3 (Cakung-Rorotan), Jalan Tol Akses Tanjung Priok Seksi E-1, E-2, E-2A, NS (Rorotan-Kebon Bawang), dan Jalan Tol Pondok Aren-Bintaro Viaduct-Ulujami.

Dengan diberlakukannya integrasi sistem transaksi di ruas jalan Tol JORR seksi W1, W2U, W2S, S, E1, E2, E3, ATP (SS Penjaringan s.d Kebon Bawang) dan jalan Tol Pondok Aren-Bintaro Viaduct-Ulujami, maka akan terdapat titik transaksi baru yaitu pada akses masuk Bintaro Viaduct yang mengarah ke Bintaro dan tidak terdapat transaksi pada beberapa gerbang tol.


Berikut adalah daftar tarif tol untuk masing-masing ruas tol yang belum terintegrasi dengan JORR:

JORR W1
Kebon Jeruk-Penjaringan Rp 7.500

JORR
Seksi W2 Utara (Kebon Jeruk-Ulujami) Rp 9.500
Seksi W2 Selatan (Ulujami-Pondok Pinang)
Seksi S (Pondok Pinang-Taman Mini)
Seksi E1 (Taman Mini-Cikunir)
Seksi E2 (Cikunir-Cakung)
Seksi E3 (Cakung-Rorotan)

Jalan Tol Akses Tanjung Priok Seksi E-1, E-2, E-2A, NS (Rorotan-Kebon Bawang) Rp 15.000

Jalan Tol Pondok Aren-Bintaro Viaduct-Ulujami Rp 3.000

(eds/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed