Follow detikFinance
Rabu, 20 Jun 2018 15:52 WIB

Bagaimana Dampak THR PNS ke Pertumbuhan 2018? Ini Kata Ekonom

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Muhammad Ridho Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Keputusan pemerintah memberikan tunjangan hari raya (THR) dengan jumlah yang lebih besar pada tahun 2018 dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional kuartal II-2018 lebih tinggi.

Apalagi, THR diberikan kepada pegawai negeri sipil (PNS), prajurit TNI, anggota Kepolisian, pensiunan dan penerima tunjangan. Besarannya pun tidak lagi gaji pokok, melainkan satu kali gaji penuh alias take home pay. Apakah THR bisa ikut mendorong laju pertumbuhan ekonomi tahun ini?

Peneliti senior Center of Reform on Economic (CORE) Mohammad Faisal memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2018 berada di kisaran 5,1%. Menurutnya terbesar pendorong pertumbuhan ekonomi adalah kebijakan pemberian THR, yang nominalnya lebih besar dari tahun sebelumnya.


Menurut Faisal, pemberian THR bisa membuat tingkat konsumsi rumah tangga masyarakat meningkat ke level 5%.

"Kalau mendekati 5% bisa jadi, maka diperkirakan ekonomi sekitar 5,1%," kata Faisal kepada detikFinance, di Jakarta, Rabu (20/6/2018).

Sementara Ekonom dari PT Bank Permata Josua Pardede mengatakan ekonomi pada kuartal II-2018 bisa mencapai di level 5,2%.

"Jadi secara keseluruhan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2018 diperkirakan sekitar 5,15-5,2%, meningkatkan dari kuartal sebelumnya yang mencapai 5,06%," kata Josua.


Josua menyebut pemberian THR dalam jumlah yang lebih banyak juga didukung oleh libur panjang selama Lebaran, serta banyak infrastruktur yang sudah dibangun memudahkan mobilisasi masyarakat. Dengan begitu, peredaran uang pada saat Lebaran pun menjadi meningkat.

"Faktor musiman hari raya pun diperkirakan akan mendorong sektor hotel dan restoran khususnya bagi daerah tujuan mudik, serta tujuan wisata mengingat libur dan cuti bersama yang cukup panjang," tambah Josua (hns/hns)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed