Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 20 Jun 2018 21:00 WIB

Usai Lebaran Barang Apa Biasanya Digadaikan? Ini Kata Pegadaian

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance
Jakarta - Masyarakat yang menggadaikan barang usai libur Lebaran biasanya meningkat. Ini karena adanya kebutuhan dana pasca libur Lebaran yang mendesak. Lantas, barang apa yang bakal banyak digadaikan?

Menurut Direktur Produk Pegadaian, Harianto Widodo, barang yang banyak digadaikan masyarakat, biasanya perhiasan atau emas, kendaraan pribadi, dan barang elektronik.

"Bagi masyarakat yang butuh dana, misalnya dia butuh, dia punya perhiasan, dia punya non perhiasan. Jadi yang digadaikan di Pegadaian bukan cuma emas, juga ada mobil, sepeda motor, handphone, elektronik dan lain sebagainya," kata Harianto kepada detikFinance, Jakarta, Rabu (20/6/2018).


Sebelum Lebaran pun masyarakat banyak yang membeli perhiasan emas. Namun kata dia hal itu tidak otomatis membuat masyarakat bakal ramai-ramai gadaikan emas pasca libur Lebaran.

"Kalau orang beli emas itu kan sebelum Lebaran kan, satu untuk dipakai sebagai perhiasan, dua mungkin dia akan investasi atau motif investasi," ujarnya.

Namun, menurutnya memang banyak orang yang menganggap emas sebagai barang yang mudah digunakan sebagai akses mencari modal, salah satunya dengan digadaikan.


"Orang yang beli emas sebelum Lebaran mungkin kelebihan uang yang tidak digunakan, dibeli lah emas, dibeli lah perhiasan untuk dipakai. Kalau sewaktu waktu (butuh uang), pegang emas karena gampang dijadikan akses pembiayaan," tambahnya.

Harianto memperkirakan jumlah masyarakat yang menggadaikan barang setelah Lebaran diperkirakan meningkat. PT Pegadaian (Persero) sendiri memprediksi peningkatan di tempatnya bisa mencapai 5%.


Menurutnya menjelang Lebaran lebih banyak nasabah yang menebus barang. Pasalnya mereka saat itu memiliki dana lebih. Tapi setelah libur Lebaran selesai trennya bergeser lebih banyak yang menggadaikan barang.

"Nanti setelah mereka, pedagang pedagang, atau masyarakat yang Lebaran di kampung sudah mulai balik ke Jakarta, dan mulai mau melakukan kegiatan usahanya lagi setelah libur Lebaran, itu tren menggadainya akan naik," terang Harianto.

(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed