Follow detikFinance
Senin, 25 Jun 2018 17:59 WIB

Jual Bawang Merah 'Palsu', Importir Dapat Berapa?

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Bawang Merah Asli Memiliki Siung Foto: Selfie Miftahul Jannah/detikFinance Bawang Merah Asli Memiliki Siung Foto: Selfie Miftahul Jannah/detikFinance
FOKUS BERITA Bawang Merah 'Palsu'
Medan - Bawang merah palsu yang ternyata merupakan bawang bombay mini asal India dikirim secara ilegal ke Indonesia.

Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim, Komisaris Besar Daniel TM Silitonga menjelaskan, harga bawang bombay merah mini ini harganya hanya Rp 2.500/ kg di India, kemudian jika dikirim ke Indonesia harganya akan menjadi Rp 6.000/ kg.

Setelah melewati berbagai rangkaian biaya pengiriman, clearance dan lainnya di tingkat distributor, harga bawang bombay merah mini menjadi sekitar Rp 9.500/ kg sementara di pihak importir bisa mengeluarkan bawang dengan harga Rp 14.000/kg artinya pihak importir memiliki keuntungan Rp 8000/ kilogram.


Atau jika dihitung potensi keuntungan di tingkat distributor besar atau penerima bawang merah palsu jika barang ini lolos ke pasaran, mereka bisa mendapat keuntungan sekitar Rp 5,3 miliar dari total 670 ton dari menjual bawang merah palsu.

"Sementara harga di tingkat eceran kisaran Rp 14.000/kg dengan demikian, ada keuntungan bawang bombay mini sebesar Rp 8.000. Sementara ini harga bawang merah lokal di petani saat ini kisaran Rp 18.000/ kg sedangkan di pasar ritel rata-rata kisaran Rp 25.000/ kg," kata dia kepada awak media di lokasi penyitaan, Gudang Jala Letjen Sujono 168 Medan, Senin (25/6/2018).


Selain ada alasan lain mengapa importir India berani untuk mengirimkan bawang bombay merah mini untuk dijual sebagai bawang merah di Indonesia yaitu karena adanya perbedaan tarif bea masuk bawang merah ditetapkan sebesar 20%. Sedangkan bawang bombay 5%.

"Jika bawang merah ini lolos ke pasaran, ini akan petani bawang merah lokal akan menjadi resah. Hal itu akan mempengaruhi harga jual bawang merah lokal yang harganya akan anjlok," papar dia. (dna/dna)
FOKUS BERITA Bawang Merah 'Palsu'
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed