PLN Akan Tentukan Tambahan Biaya Listrik
Jumat, 22 Jul 2005 19:20 WIB
Jakarta -
PLN akan berhati-hati dalam menentukan tambahan biaya pada saat beban puncak dalam rangka upaya penghematan energi. PLN khawatir sektor industri yang menyumbang 43 persen pendapatan listrik PLN akan beralih menggunakan energi lain. Soalnya, pendapatan PLN sebagian besar dari sektor industri.Demikian dikatakan Direktur Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN Sunggu Aritonang di Kantor PLN Pusat, Jakarta, Jumat (22/7/2005).Dengan adanya tambahan biaya ini, agar industri yang menjadi pelanggan besar mau mengalihkan penggunaan listriknya di luar beban puncak. "Pemberitaan mengenai ini membuat mereka ketar ketir," kata Sunggu.Rencana ini, kata Sunggu, masalahnya sudah menjadi masalah corporate yaitu hitungan-hitungan dagang. "Tentunya ini akan menguntungkan PLN dan pemerintah. Karena beban puncak mengggunakan BBM yang bersubsidi," kata Sunggu.Namun begitu, kata Sunggu, PLN akan melihat dulu bagaimana trend penghematannya. "Kalau memang penghematannya naik, maka tidak perlu ada kenaikan. Jadi ini masih dikaji ulang," katanya.Menurutnya ada beberapa golongan yang akan dikenakan tambahan biaya. Tambahan biaya akan dikenakan dengan koofisien 2 terhadap kelebihan beban dari beban yang telah ditetapkan. Golongan itu adalah, I2 industri dengan daya 14 sampai 200 KVA, I3 industri dengan daya 200 KVA ke atas, B2 bisnis dengan daya 200 KVA ke atas, P2 pemerintah dengan daya 200 KVA ke atas, S3 Sosial dengan 200 KVA keatas dan T2 traction dengan daya 200 KV."Untuk rumah tangga dan I4 atau industri yang beroperasi 24 jam tidak dikenakan tambahan biaya," katanya.Sunggu menyatakan, karena ini berdasarkan SK direksi PLN maka keputusannya bisa dicabut. Ini berbeda dengan kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang tidak bisa diubah, karena keputusan pemerintah," tukasnya.Sementara itu, Dirut PLN Eddie Widiono menyatakan, rencana kenaikan ini bukan lah kenaikan TDL. "Tapi ini memberi disinsentif pemakaian listrik pada waktu beban puncak," kata Eddie."Jadi di luar beban puncak kita tawarkan kepada mereka untuk menggunakan listrik, kata Eddie
(mar/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































