Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 04 Jul 2018 15:03 WIB

Selain Pohon Sengon, Ada Jati hingga Mahoni yang Bisa Buat Bisnis

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Foto: Rifkianto Nugroho Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Pilihan investasi sektor saat ini mulai banyak dilirik oleh masyarakat luas setelah viral soal cerita pria asal Banyuwangi, Wahyu Widodo, yang tajir melintir dari bisnis tanaman pohon sengon pohon sengon atau Albizia Chinensis atau disebut juga pohon albasia.

Ternyata selain sengon ada juga beberapa jenis pohon lainnya yang bisa dibuat sebagai bisnis. Direktur Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI), Purwadi Suprihanto menjelaskan, ada beberapa jenis pohon selain sengon yang bisa dijadikan bahan invetasi, seperti Pohon Jati, Pohon Mahoni, Pohon Sonokeiling sampai Pohon Jabon.

"Sebenarnya banyak pohon yang bisa ditanam selain sengon. Seperti Jabon itu hampir sama seperti Sengon, kemudian tentu ada Jati, Mahoni, Sonokeling. Kalau mau bibitnya juga bis dengan mudah di beli di perhutani," kata dia kepada detikFinance, Rabu (4/7/2018).


Ia menjelaskan untuk jenis bibit Pohon Jabon di perhutani dijual dengan harga Rp 3000 per bibit dengan daurasi masa panen yaitu sekitar 7- 8 tahun.

"Setelah panen kayu Jabon bisa dijual dengan harga Rp 1 juta per meter kubik," kata dia.

Ada pula jenis Pohon Mahoni bibitnya dijual sekitar Rp 3.000- 4.000 dengan durasi lama panen yaitu 15- 20 tahun. Setelah dipanen Pohon Mahoni bisa dijual dengan harga Rp 7 juta per meter kubik.


Pohon Jati di Perhutani dijual dengan harga Rp 5.000/ bibit dengan durasi masa panen yaitu sekitar 40 tahun.Setelah panen kayu bisa dijual dengan harga Rp 10 -15 juta per meter kubik.

Selain itu ada pula Pohon Senokeling yang, bibitnya dijual dengan harga sekitar Rp 5.000 dengan durasi tanam yaitu 20 tahun. Setelah dipanen, Kayu Senokeling bisa dijual sampai Rp 17 juta per meter kubik. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com