Follow detikFinance
Jumat, 06 Jul 2018 12:46 WIB

Karyawan Garuda Batal Mogok, Pemerintah: Jaga Penerbangan Haji

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance
Tangerang - Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) dan Asosiasi Pilot Garuda (APG) sepakat membatalkan aksi mogok. Hal ini merupakan hasil keputusan yang telah diambil bersama.

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Jasa Konsultasi Kementerian BUMN, Gatot Trihargo mengatakan, pembatalan mogok kerja diputuskan APG dan Sekarga setelah mereka bersama manajemen bertemu dan membahas masalah Garuda Indonesia bersama Menteri BUMN Rini Soemarno, Kamis (5/7/2018).

"Kami apresiasi langkah baik seluruh pihak yang sama-sama masih berkomitmen mementingkan kepentingan nasional. Seluruh pihak pun sepakat untuk lebih bersinergi lagi dalam meningkatkan kinerja perusahaan," kata Gatot dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (6/7/2018).


Dari hasil pertemuan itu, kata Gatot, manajemen Garuda Indonesia bersama Sekarga dan APG sepakat bersama-sama menjaga dan memperbaiki kinerja perusahaan, melakukan komunikasi dengan baik dan menjadikan Sekarga dan APG sebagai mitra kerja manajemen dalam menjaga dan memperbaiki kinerja perusahaan.

"Sekarga dan APG juga sepakat dan tetap berkomitmen menjaga kelangsungan operasional penerbangan Garuda Indonesia. Termasuk mendukung dan menyukseskan program nasional perusahaan seperti penerbangan Haji tahun 2018/1439 H," tutup Gatot.

Sementara dalam konferensi persnya, Dirut Garuda Indonesia Pahala Mansury juga mengatakan pihak manajemen, Sekarga, serta APG telah sepakat untuk berkomitmen untuk menjaga kinerja Garuda Indonesia dengan tidak melakukan aksi mogok yang sebelumnya direncanakan.

Dia juga mengatakan, pertimbangan yang diambil dalam hasil keputusan itu ialah untuk menjaga kepentingan nasional khususnya dalam pelaksanaan penerbangan haji yang akan dilakukan oleh Garuda Indonesia.

"Kami berkomitmen untuk bersama-sama mendukung dan mensukseskan program nasional perusahaan seperti penerbangan haji tahun 2018, sebagaimana diketahui nanti pada 17 Juli 2018 akan mulai diselenggarakan penerbangan untuk periode haji 2018 khususnya fase 1. Itu beberapa hal yang bisa kita sampaikan," kata Pahala. (fdl/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed