Revaluasi Yuan Tingkatkan Daya Saing Indonesia
Selasa, 26 Jul 2005 23:57 WIB
Jakarta -
Revaluasi yuan kemungkinan tidak akan berdampak signifikan terhadap investasi di Indonesia. Namun diyakini akan meningkatkan daya saing produk Indonesia dalam jangka panjang."Dampaknya terhadap investasi kalau ada sangat minimum, tapi saya merasa dengan adanya lapangan usaha yang seimbang akan membuat Indonesia lebih kompetitif di masa depan," kata Kepala BKPM M. Luthfi kepada wartawan di sela seminar Ekonomi dalam rangka Munas I PKS di Hotel Century Atlet, Senayan, Jakarta (26/7/2005).Menurut Luthfi, daya saing barang Indonesia akan meningkat pada masa datang karena dengan adanya revaluasi yuan harga produk Cina akan menyesuaikan pada harga di pasaran dunia (world market price)."Kalau sesuai dengan harga pasar dunia, ini membuat lapangan usaha seimbang, sehingga kita dapat berkompetisi di tingkat internasional maupun pasar Cina," ujar Luthfi.Ditambahkannya meski revaluasi yuan hanya meliputi 11 mata uang asing, setidaknya dapat mengontrol dominasi Cina dalam perdagangan dunia. Pasalnya Cina tidak bisa melepaskan diri dengan dinamika yang tengah terjadi di dunia saat ini.
(ddn/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































