Rusuh Di Kaur Akibat Calon Bupati Tidak Siap Kalah
Rabu, 27 Jul 2005 00:33 WIB
Jakarta -
Amuk massa akibat ketidakpuasan terhadap hasil pilkada terjadi diKabupaten Kaur, Bengkulu. Wapres Jusuf Kalla membenarkan kekacauantersebut akibat calon bupati bupat yang tidak siap kalah."Dia marah karena sudah membayangkan menjadi bupati. Ternyata tidak,"jelas Kalla usai melakukan tanya jawab dengan peserta kursus regulerLemhannas ke-XXXVIII di Gedung Lemhanas, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat,Selasa (26/7/2005).Kerusuhan berkecamuk di Kota Bintuhan, ibukota Kabupaten Kaur, ProvinsiBengkulu, Senin (26/7/2005) kemarin. Sejumlah gedung pemerintah dan mobildirusak dan dibakar massa. Massa beringas memprotes hasil pilkada yangdimenangkan pasangan Syaukani Saleh-Warman Suwardi.Menurut Kalla, kalau peserta pilkada sudah siap menang dan kalah makatidak akan terjadi kekacauan. Sebab, faktor kemenangan dalam pilkadatergantung reputasi, kultur, keluarga dan agama kandidat tersebut. "Bila semua tidak baik maka calon tersebut tidak akan menang," kata Ketum PartaiGolkar ini.Ia menjelaskan saat ini aparat keamanan sedang mencari pelaku kerusuhan. "Polisi tentunya akan menangkap dalang pembakaran itu," ujar Kalla diplomatis.
(ddn/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































