Jadi Bank Jangkar, BRI Bisa Perluas Pangsa Pasar
Kamis, 28 Jul 2005 15:18 WIB
Jakarta - Bank Rakyat Indonesia (BRI) saat ini menyatakan kesiapannya menjadi bank jangkar karena telah memenuhi kriteria. Dengan menjadi bank jangkar, BRI membuka peluang untuk lebih meningkatkan pangsa pasar yang lebih tepat, cepat dan efisien."BRI nantinya akan lebih mudah mencapai target rencana bisnis ke depan," kata Direktur Kepatuhan BRI Hendrawan usai acara seminar Bank Jangkar Implementasi dan Dampaknya Bagi Perbankan Nasional di Graha Niaga Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (28/7/2005). Dengan menggunakan kriteria Bank Kinerja Baik (BKB) per 31 Desember 2004 dan Maret 2005, BRI memiliki modal inti di atas Rp 100 miliar. Saat ini modal BRI adalah Rp 9,8 triliun dengan CAR sebesar 17,89 persen. Kriteria bank jangkar adalah modal di atas Rp 100 miliar, CAR lebih dari 12 persen, ROA lebih dari 1,5 persen. Dari semua kriteria ini, maka BRI telah memenuhi syarat. Saat ini ROA BRI sebesar 4,8 persen. Ketika ditanya kapan BRI akan menjadi bank jangkar, Hendrawan tidak bisa menjawab secara spesifik. "Eksekusi BRI menjadi bank jangkar harus ada kesesuaian dengan persetujuan antarmasing-masing bank," kata Hendrawan.Saat ini BRI masih mengkaji semua bank untuk dicari mana yang sesuai dengan standar dan cocok dengan BRI. "Kriterianya harus memberikan strategy impact yang baik dan financial impact yang bagus juga," ujarnya.
(mar/)











































