Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 19 Jul 2018 07:17 WIB

Siap-siap, Likuid Vape Kena Cukai Mulai Oktober

Trio Hamdani - detikFinance
Halaman 1 dari 5
Likuid vape segera kena cukai. Foto: Hendra Kusuma
Jakarta - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan memilih untuk memberikan relaksasi sampai 1 Oktober 2018 bagi kepada pabrik olahan likuid/cairan rokok elektrik (vape/e-sigaret). Namun implementasi aturan tersebut tetap mulai diterapkan sejak 1 Juli 2018.

Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 146/PMK.010/2017 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau, ditetapkan tarif cukai pada likuid vape sebesar 57%.

"Jadi ini bukan molor, implementasi sudah berlaku tapi kita kasih relaksasi lagi sampai 1 Oktober 2018," kata Kasubdit Tarif Cukai dan Harga Dasar DJBC Sunaryo, Jakarta, Rabu (18/7/2018).

Relaksasi ini, kata Sunaryo, ditempuh agar para pabrikan likuid vape tidak terkejut. Pasalnya, pengenaan cukai ke cairan vape baru dilakukan beberapa bulan mendatang.

Setelah masa relaksasi aturan berakhir, kata Sunaryo, maka seluruh produk cairan rokok elektrik ini sudah dijual dengan kemasan yang berpita cukai.

Pengenaan cukai likuid atau cairan vape berlaku mulai 1 Juli 2017 dengan tarif 57% bagi essence yang mengandung tembakau. Pengenaan cukai cairan ini ditetapkan dari harga jual eceran (HJE).

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pelaksanaan aturan tersebut, simak selengkapnya.

(ang/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com