Pertamina Menilai Kelangkaan BBM di Daerah Wajar

Pertamina Menilai Kelangkaan BBM di Daerah Wajar

- detikFinance
Jumat, 29 Jul 2005 13:25 WIB
Jakarta - Pertamina menilai, kelangkaan BBM yang masih terjadi di sejumlah daerah sebagai suatu hal yang wajar. Hal itu mengingat distribusi BBM belum pulih benar pasca kelangkaan BBM sekitar Juni lalu."Saya kira wajar. Ini kan baru dari keadaan masalah menuju ke keadaan tidak masalah. Kalau terjadi kelangkaan, itu terjadi di satu tempat saja," kata Wakil Dirut Pertamina Mustiko Saleh usai salat Jumat di Kantor Pusat Pertamina, Jalan Perwira, Jakarta, Jumat (29/7/2005).Mustiko menyampaikan, stok BBM nasional saat ini mencapai 20,1 hari. Pertamina akan terus berupaya menambah stok BBM hingga level aman selama 22 hari paling tidak pada pertengahan Agustus. "Stok cukup aman. Tidak ada kelangkaan. Kalaupun terjadi kelangkaan, itu cuma karena distribusi," kata Mustiko.Dijelaskan pula, Pertamina saat ini akan mengimpor BBM dari perusahaan Kuwait, Global Petroleum Company, yang jumlahnya melebihi 600 ribu barel. "Jumlahnya cukup banyak, lebih dari 600 ribu barel," ujarnya.Pertamina menjamin stok BBM akan segera aman dan terus diupayakan memenuhi kebutuhan BBM dengan mengimpor BBM.Seperti diketahui, sejumlah daerah, salah satunya Bali, terjadi kelangkaan BBM yang disebabkan karena Pertamina mengalihkan pasokan BBM untuk Bali ke Surabaya. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads