Follow detikFinance
Jumat, 20 Jul 2018 15:00 WIB

Kata Luhut soal Isu Gunung Agung dan Terorisme Jelang IMF-WB Meeting

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan progres persiapan acara pertemuan tahunan IMF-World Bank yang akan digelar di Bali pada Oktober mendatang sudah mencapai 85%. Dia bilang, sejauh ini persiapan tak menemui kendala berarti dan berjalan sesuai rencana.

"Kita sudah 85%. Dan ini juga dipuji Presiden World Bank Jim Yong Kim dan Direktur Eksekutif IMF, kita selalu ahead of schedule. Dan mereka menganggap persiapan terbaik yang mereka lihat," katanya di markas detikcom, Jumat (20/7/2018).

Luhut mengatakan, isu ancaman erupsi dari Gunung akan bisa ditangani dengan baik berdasarkan proyeksi yang sudah dilakukan. Dia menjelaskan, kalaupun Gunung Agung terjadi erupsi, diperkirakan efeknya tak akan mengganggu berjalannya acara karena jaraknya yang aman dari lokasi erupsi dan arah angin yang bersahabat.


"Sekarang malah kita berpikir, itu jadi tourist attraction juga, membuat seperti di Hawaii. Jadi itu nggak jadi issue lagi buat kita. Kita cuma mengelola pemberitaannya saja," katanya.

Selain isu erupsi Gunung Agung, keamanan dari terorisme juga menjadi perhatian pemeritah. Mengenai hal ini, Luhut mengaku sudah melakukan langkah-langkah yang strategis, termasuk rencana-rencana cadangan lainnya.

"Ya kami buat contingensi plan. Kita semua buat, karena saya juga tentara, di otak saya, saya buat contingensi-contingensi seperti itu. Kita sudah mulai gladikan. TNI sudah lakukan, dengan polisi, dengan BIN, sudah kita lakukan terintegrasi," ujar dia.

"Saya pikir, saya quite optimist dengan teman-teman dari Polri, Densus juga dengan BIN maupun TNI, mereka kerjanya sangat kompak. Kita berdoa," tambah Luhut. (eds/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed