Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 25 Jul 2018 12:14 WIB

Laba Harley-Davidson Menipis Gara-gara Kebijakan Trump

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Visordown Foto: Visordown
Jakarta - Tarif impor yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberi pengaruh buruk bagi kinerja Harley-Davidson. Perusahaan pabrikan motor gede tersebut mengatakan kebijakan tarif itu diprediksi memangkas 10% labanya tahun ini.

Tarif dari Amerika Serikat dan Uni Eropa akan menambah beban perusahaan sebesar US$ 45 juta hingga US$ 55 juta tahun ini.

"Kami berkomunikasi dengan pemerintah agar tarif ini dihapus" kata CEO Matt Levatich seperti dikutip detikFinance dari CNNMoney, Rabu (25/7/2018).


Seperti diketahui, saat ini Harley tengah dalam proses memindahkan beberapa produksi sepeda motornya dari Amerika Serikat ke Thailand. Langkah itu direncanakan sebelum kebijakan tarif dimulai.

Namun perusahaan mengatakan rencana pindah ke Thailand menjadi lampu kuning bagi perusahaan setelah Uni Eropa menerapkan pajak 31% untuk sepeda motor sebagai tanggapan terhadap tarif Trump untuk impor baja dan aluminium dari Eropa.

Di tengah kebimbangan tersebut, ada kabar baik untuk Harley (HOG). Perusahaan berhasil membukukan laba kuartal kedua yang lebih kuat dari perkiraan.

Laba perusahaan naik 6%, didukung oleh peningkatan 0,7% dalam penjualan di luar negeri dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2017. Keuntungan melampaui perkiraan Wall Street untuk kuartal keenam berturut-turut.

Sementara penjualan di Amerika Serikat turun 6,4% karena orang Amerika membeli lebih sedikit sepeda besar. Penjualan juga turun 3% menjadi US$ 1,71 miliar.

"Pada 2027, Harley berencana untuk menumbuhkan bisnis internasionalnya hingga 50% dan meluncurkan 100 sepeda motor baru agar bisa tetap menguntungkan dan berkelanjutan. Kami akan mengambil tindakan berani yang memanfaatkan kemampuan luas kami dan daya saing yang lebih kompetitif," kata Matt Levatich.



Saksikan juga video 'Ancaman Perang Dagang AS, Jokowi Siapkan Strategi':

[Gambas:Video 20detik]

(eds/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com