Jumlah tersebut terdiri dari orang miskin di perkotaan dan pedesaan. Berapa jumlahnya ?
Menengok ke belakang, pada periode Maret 2012 jumlah penduduk miskin di perkotaan tercatat sebanyak 10,65 juta orang dengan persentase 8,78%, sedangkan untuk penduduk miskin di pedesaan tercatat 18,49 juta dengan persentase 15,12%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian periode Maret 2013 jumlah orang miskin di perkotaan tercatat 10,33 juta menurun dibandingkan periode Maret 2012, persentasenya 8,39%. Lalu untuk penduduk miskin di wilayah pedesaan tercatat 17,74 juta orang dengan persentase 14,32%.
Memasuki Maret 2014 jumlah penduduk miskin di perkotaan tercatat naik yakni menjadi 10,51 juta dengan persentase 8,39%. Untuk penduduk miskin di pedesaan 17,77 juta dengan persentase 14,17%.
Lalu pada Maret 2015 penduduk miskin di perkotaan tercatat 10,65 juta tercatat mengalami kenaikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Persentase penduduk miskin di perkotaan tercatat 8,29%. Kemudian untuk penduduk miskin di pedesaan 17,94 juta dengan persentase 14,21%.
Selanjutnya pada Maret 2016 jumlah penduduk miskin perkotaan tercatat 10,34 juta orang dengan persentase 7,79%. Kemudian untuk penduduk miskin di pedesaan sebesar 17,28 juta orang dengan persentase 14,11%.
Pada Maret 2017 jumlah penduduk miskin di perkotaan tercatat 10,67 juta dengan persentase 7,72%. Sementara itu untuk penduduk miskin di pedesaan tercatat 17,10 juta dengan persentase 13,93%.
Kemudian pada September 2017 jumlah penduduk miskin di perkotaan tercatat 10,27 juta dengan persentase 7,26%. Sedangkan untuk penduduk miskin di pedesaan tercatat 16,31 juta dengan persentase 13,47%.
Data terakhir per Maret 2018, jumlah penduduk miskin di perkotaan 10,14 juta atau 7,02% dan penduduk miskin di pedesaan sebanyak 15,81 juta atau 13,20%. (ara/ara)











































