Ekspor Indonesia Turun 6,36%
Senin, 01 Agu 2005 16:08 WIB
Jakarta - Nilai ekspor Indonesia pada Juni 2005 turun 6,36 persen dari US$ 7,18 miliar pada Mei menjadi US$ 6,73 miliar. Impor juga mengalami penurunan sekitar 5,01 persen dari US$ 4,96 miliar menjadi US$ 4,72 miliar.Demikian disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Choiril Maksum saat jumpa pers di kantornya, Jalan Sutomo, Jakarta, Senin (1/8/2005).Dikatakannya, secara kumulatif nilai ekspor semester I meningkat 27,48 persen dibandingkan periode sama tahun 2004. Ada pun ekspor nonmigas pada Juni mencapai US$ 5,22 miliar turun 9,74 persen dibandingkan bulan sebelumnya.Secara kumulatif nilai ekspor nonmigas mengalami kenaikan 30,15 persen. Ekspor nonmigas ke Jepang pada Juni 2005 mencapai angka terbesar US$ 868,9 juta. Lalu disusul AS sebesar US$ 742,6 juta dan Singapura senilai US$ 654,1 juta. Kontribusi ketiganya mencapai sebesar 43,41 persen. Ekspor ke Uni Eropa mencapai US$ 687,9 juta.BPS juga mencatat nilai impor semester I-2005 mencapai US$ 28,37 miliar atau meningkat 35,35 persen dibandingkan periode sama tahun 2004 yang mencapai US$ 20,96 miliar. Impor nonmigas pada Juni mencapai US$ 34,43 miliar atau turun 7,28 persen dibandingkan Mei.Selama semester I-2005, impor nonmigas mencapai US$ 20,48 miliar atau naik 28,62 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. Adapun negara pemasok barang impor terbesar ditempati oleh Jepang dengan nilai US$ 3,52 miliar dengan pangsa pasar 17,19 persen, diikuti Cina sebesar 11,44 persen dan AS 9,13 persen. Impor dari ASEAN mencapai 19,17 persen dan Uni Eropa sebesar 15,32 persen.
(mar/)











































