Follow detikFinance
Jumat, 03 Agu 2018 16:06 WIB

Hartanya Rp 20 T, Bacaleg Papua Bisa Masuk Daftar Orang Terkaya RI?

Zulfi Suhendra - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Harta Wilhelmus Rollo, bakal calon anggota legislatif (bacaleg) asal Papua bikin geger. Bagaimana tidak, Wilhelmus dilaporkan punya kekayaan Rp 20 triliun. Dengan harta ini, dia bisa masuk daftar orang terkaya RI.

Dilihat detikcom dari situs www.kpk.go.id/id/pantau-pilkada-dpd, Jumat (3/8/2018), total harta yang telah dilaporkan oleh Wilhelmus mencapai Rp 20.005.765.593.909.

Dalam situs itu, KPK menyebut Wilhelmus melapor pada 9 Juli 2018. Status pelaporannya terverifikasi lengkap.


Dengan harta kekayaan tersebut, Wilhelmus seharusnya bisa ada di jajaran nama orang-orang terkaya Indonesia, bersanding dengan nama-nama beken seperti Rudi dan Michael Hartono, Ciputra, Tahir, hingga Chairul Tanjung.

Bila melihat data yang dirilis Forbes, Wilhelmus bisa saja masuk di 15 besar orang terkaya RI. Sebab, total harta orang terkaya RI ke-15 yaitu Djoko Susanto nilainya mencapai US$ 1,3 miliar, setara Rp 18,6 triliun (kurs Rp 14.300), kalah dari harta yang dimiliki Wilhelmus.

Seperti diberitakan sebelumnya, Harta Wilhelmus itu jauh di atas milik Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO), yang dalam situs ini, terdaftar sebagai salah satu bacaleg DPD untuk wilayah Kalimantan Barat. Harta OSO tercatat Rp 449.490.497.196 dengan status diumumkan lengkap.



Selain itu, bacaleg DPD asal Kalimantan Selatan Muhammad Aunul Hadi Idham Chalid punya harta Rp 474.232.668.000. Harta ratusan miliar juga dimiliki oleh bacaleg DPD asal Sulawesi Barat, Almalik Pababari, senilai Rp 105.330.675.687.

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) merupakan salah satu syarat mendaftar bagi bacaleg DPD. KPK telah membuka loket khusus pendaftaran LHKPN bagi para bakal caleg DPD RI untuk Pemilu 2019 sejak 4 hingga 19 Juli 2018 . (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed