Pemerintah Ramal Neraca Dagang RI Bulan Juli Defisit Lagi

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 07 Agu 2018 11:55 WIB
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Neraca perdagangan Indonesia pada Juli diperkirakan kembali defisit. Hal itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan dalam acara Gathering Eksportir Indonesia.

"Kinerja perdagangan kita kurang menggairahkan, atau tidak menggairahkan. Januari kita defisit. Dari 6 bulan pertama, 4 bulan itu defisit, Januari defisit, Februari defisit, Maret surplus, April defisit, Mei defisit, Juni surplus," katanya di Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), Jakarta Timur, Selasa (7/8/2018).

Dalam acara yang dihadiri para eksportir ini, Oke pun mempertanyakan kemana saja para eksportir selama ini, sehingga neraca perdagangan terus defisit, yang Juli ini diprediksi defisit lagi.

"Kalau bapak ini eksportir, kemana saja pak. Insyaallah menurut inteligen, Juli defisit lagi. Jadi kita akan lihat kinerjanya," sebutnya.



Kondisi ini pula yang melatarbelakangi kenapa hari ini DJBC mengumpulkan para eksportir. Pertemuan ini untuk mencari tahu apa permasalahan apa yang sebenarnya dihadapi eksportir.

"Ini tentunya kenapa yang melatarbelakangi (eksportir) dikumpulkan Bea Cukai. Bapak ibu kemana saja, apa masalahnya sehingga ekspornya kedodoran sama impor," ujarnya.

"Ini karena defisit terus, Kementerian Perdagangan ditegur tegur. Tolong kendalikan impornya, tolong dorong ekspornya," tambah Oke. (dna/dna)