ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 07 Agu 2018 15:54 WIB

Kisah Li Qiang, TKA China yang Sudah Kerja 7 Tahun di Morowali

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Danang Sugianto Foto: Danang Sugianto
Morowali - Kawasan industri PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang terbilang cukup banyak. Hingga hari ini total TKA China di tempat ini mencapai 3.121 orang.

Perusahaan mengaku, kebanyakan dari pekerja China di IMIP merupakan pekerja kontraktor. Sebab untuk membangun pabrik pemurnian (smelter) nikel di wilayah ini memang menggunakan teknologi dan investor dari China.

Jika pekerjaan konstruksi sudah selesai, mereka kembali ke negaranya. Meskipun ada beberapa TKA China untuk posisi-posisi tertentu yang membutuhkan keahlian khusus.

Namun ada beberapa TKA asal China yang bekerja cukup lama di sini. Seperti Li Qiang yang mengaku sudah bekerja selama hampir 7 tahun.

"Saya kerja di sini sejak semua bangunan ini belum ada. Saya termasuk yang ikut membangun dulu," tuturnya di Morowali, Sulawesi Tengah, Selasa (7/8/2018).

Li Qiang bahkan sudah bisa berbahasa Indonesia, meskipun masih terbata-bata. Bahkan dia sudah mendapatkan nama Indonesia yang diberikan oleh teman-temannya yakni Arifin.

"Saya tidak tahu artinya, mereka panggil saya Arifin. Saya banyak teman di sini," akunya.



Kini Li Qiang sudah menjabat sebagai manajer pengembangan kawasan. Dia mengaku betah bekerja di Morowali lantaran merasa cocok dengan cuaca dan keramahan teman-teman kerjanya.

Meski begitu, dia mengaku rutin pulang ke negaranya setiap tiga bulan sekali. Selama dua minggu biasanya dia berada di negaranya untuk melepas rindu dengan isteri dan anaknya.

Sebagai TKA China yang bekerja paling lama, Li Qiang melihat jumlah TKA China di kawasan industri itu semakin berkurang. Selain faktor kontrak kerja, banyak juga TKA China yang ternyata tidak betah.

"Banyak orang China juga yang tidak betah di sini, ingin pulang. Jadi hanya tugas saja, selesai kontrak ya pulang, karena jauh dari keluarga," tuturnya.

(das/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com