Catat! Ini Tips Ikuti Seleksi CPNS 2018

Catat! Ini Tips Ikuti Seleksi CPNS 2018

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Rabu, 08 Agu 2018 16:35 WIB
Catat! Ini Tips Ikuti Seleksi CPNS 2018
Foto: Andhika/detikcom
Jakarta - Pemerintah menjanjikan lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 dibuka pada Agustus ini. Sebelum mengikuti seleksi CPNS, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan calon peserta.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB Mudzakir, yang paling mendasar adalah pelamar harus memerhatikan sebaik-baiknya persyaratan, terutama persyaratan administratif.

"Memperhatikan persyaratan administratifnya. Itu kan bisa dirujuk dari tahun sebelumnya. Tapi intinya akan diumumkan secara lebih detail lagi oleh BKN (Badan Kepegawaian Negeri)," katanya saat dihubungi detikFinance, Jakarta, Jumat (3/8/2018) lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Mudzakir mengatakan, dalam pembukaan lowongan CPNS tak jarang banyak calon pelamar yang gagal mendaftar karena masalah administrasi. Oleh sebab itu, segala persyaratan administrasi harus betul-betul dipersiapkan.

"Kasusnya bermacam-macam ya, tetapi intinya kan nanti ada persyaratan administrasi, terus nanti ada tesnya. Intinya nanti diperhatikan saja, oleh BKN apa saja persyaratan yang diperlukan. Ini informasi kelengkapan juga bisa dicek ke BKN," jelasnya.

Selain soal administrasi, peserta juga harus menyiapkan diri untuk memperdalam pengetahuan agar bisa menjawab berbagai soal-soal yang akan diberikan dalam tes. Untuk menanganinya, peserta bisa belajar secara mandiri atau bahkan mengikuti kegiatan bimbingan belajar (Bimbel).



Biasanya, menjelang pembukaan lowongan CPNS, ada banyak sejumlah bimbel yang menyediakan jasa kepada calon peserta tes CPNS. Salah satunya Akses CPNS.

Credit Marketing Officer (CMO) Akses CPNS Yustamar K. Hatmanto menyampaikan, dengan ikut bimbel, calon peserta CPNS bisa mengetahui kemampuan, dan peluang yang dimilikinya. Itu diperlukan untuk mengetahui formasi yang cocok bagi mereka.

"Bimbel ini sebenarnya tolak ukur untuk mengetahui kemampuan sendiri, baru lihat nanti formasinya (CPNS yang dibuka) apa saja, jumlahnya berapa, dari situ dilihat peluangnya. Jadi kita buat semacam membantu pemilihan formasi," jelasnya. (fdl/zlf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads