Pemerintah Umumkan 9 Pemenang Tender Migas

Pemerintah Umumkan 9 Pemenang Tender Migas

- detikFinance
Kamis, 04 Agu 2005 17:19 WIB
Jakarta - Pemerintah hari ini mengumumkan 9 perusahaan pemenang tender penawaran langsung migas tahap I tahun 2005. Perusahaan-perusahaan itu akan mengelola 8 blok eksplorasi dan 1 blok wilayah kerja produksi."Kesembilan perusahan ini dinilai tim penawaran wilayah kerja migas memenuhi kriteria penilaian teknis, keuangan dan kinerja," kata Direktur Eksplorasi dan Produksi Ditjen Migas Departemen ESDM Novian Thayid dalam keterangan persnya di Plaza Centris, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Kamis (4/8/2005). Kesembilan blok itu merupakan bagian dari 11 wilayah kerja yang diminati oleh investor. Kesembilan blok itu yang akan dikelola oleh 9 perusahaan itu adalah West Kampar, Riau (PT Sumatera Persada Energi), Blok Bungamas, Sumsel (PT Erry Guna), Blok Bengkulu (PT Commissioning Services Indonesia), Blok Citarum, Jawa Barat (PT Bumi Parahyangan Ranhill Energi), Blok Sebatik, Kaltim (PT Star Energi), Blok Lhokseumawe, Aceh, (PT Jaratex), Blok East Kangean, Jatim (PT Energi Timur Jauh), Blok Amborip VI Laut Arafuru (PT Connoco Philips) dan wilayah kerja produksi yaitu Blok Wailari, Kaltim (BUMD Benuo Taka). Komitmen pasti eksplorasi dari 9 perusahaan itu untuk tiga tahun pertama masa eksplorasi akan berupa studi geologi dan geofisik sebesar US$ 7,951 juta, survei seismik 2 dimensi sepanjang 4.075 kilometer sebesar US$ 19,85 juta, survei seismik sepanjang 400 kilometer persegi sebesar US$ 6 juta dan pemboran sumur eksplorasi sebanyak 27 sumur dengan nilai US$ 68,7 juta.Jadi total investasi sebesar US$ 102,501 juta sedangkan bonus tanda tangan yang diterima langsung pemerintah US$ 7,9 juta. Untuk Blok Wailari ditawarkan dengan kontrak kerjasama berupa kontrak biasa dan penilaian didasarkan ada penawaran cost dan fee terendah untuk 6 tahun masa produksi minyak. Besarnya fee sebesar US$ 5 per barel dan fee untuk produksi gas sebesar US$ 0,25 per mmbtu.Dua blok yang tidak diminati adalah North East Madura dan Amborik V. Kedua blok ini dianggap daerah yang berisiko tinggi. Pemerintah akan melaksanakan tender migas tahap 2 tahun 2005 pada bulan September dengan blok sekitar antara 15 sampai 20. "Jadi satu tahun ini totalnya ada 70 blok migas yang ditawarkan," tutur Novian. (mar/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads